Jakarta – Saat bencana memutus akses, yang terhenti bukan hanya jalan, tetapi juga aktivitas warga. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mendukung pemulihan konektivitas melalui pemasangan Jembatan Bailey Mengkudu sepanjang 36 meter dan Jembatan Bailey Penanggalan sepanjang 48 meter pada Jalan Lintas Tengah ruas Kutacane–Blangkejeren di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh.
Pekerjaan ini ditujukan untuk memulihkan mobilitas masyarakat serta menjaga kelancaran arus logistik dan bantuan selama masa pemulihan pascabencana, kata Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, dikutip Kamis (1/1/2026).
BACA JUGA:IHSG Menguat di Awal 2026, Pengusaha Wanti-Wanti Hal ini
BACA JUGA:Cara BUMN Hotel Menyambut 2026 di Tengah Pemulihan Bencana Sumatera
BACA JUGA:Tanpa Impor, Indonesia Sanggup Produksi 100 Jembatan Bailey per Bulan
Pemasangan dilakukan di dua lokasi. Jembatan Mengkudu berada di Desa Katimaju, Kecamatan Darul Hasanah, sedangkan Jembatan Penanggalan berada di Desa Lawe Penanggalan, Kecamatan Ketambe. Keduanya berada pada koridor Lintas Tengah yang menjadi akses penting bagi aktivitas harian warga dan distribusi kebutuhan dasar.​ Jembatan Mengkudu mulai dapat dilintasi dan Jembatan Penanggalan pada Minggu, dengan durasi pekerjaan masing-masing 15 hari dan 6 hari.​
Secara teknis, Jembatan Mengkudu memiliki panjang 36 meter dengan lebar efektif 3,7 meter dan tinggi truss 2,4 meter. Jembatan ini memiliki kapasitas beban kendaraan maksimum 40 ton sehingga dapat dilalui kendaraan angkutan termasuk truk.
Sementara itu, dengan bentang yang panjang, Jembatan Penanggalan memiliki panjang 48 meter dengan lebar efektif 3,7 meter dan tinggi truss 3,25 meter, mampu dilalui oleh kendaraa dengan kapasitas beban maksimum 40 ton sehingga mendukung kelancaran angkutan logistik.​
Jembatan Mengkudu dipasang di atas box culvert pada aliran air pegunungan menuju Sungai Alas. Sementara itu, Jembatan Penanggalan berada pada aliran air pegunungan menuju Sungai Alas.
Sebelum jembatan berfungsi, akses sempat terputus dan masyarakat mengandalkan lintasan darurat, termasuk akses sementara di sisi box culvert di Mengkudu serta melintas di atas box culvert eksisting di Penanggalan.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5327495/original/027503800_1756182310-4.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)