Jakarta – Uji coba prasmanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di 66 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada 10 provinsi diklaim menekan sisa makanan.
Badan Gizi Nasional (BGN) menargetkan skema ini meluas ke 1.000 hingga 5.000 dapur akhir tahun. Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menyebut skema ini lahir dari upaya membenahi masalah lapangan.
BACA JUGA:26.385 Dapur MBG Lolos Syarat Operasional
BACA JUGA:Dapur MBG Bakal Dipantau CCTV dan Teknologi AI
Untuk mengurangi hal-hal yang keracunan dan lain-lain, delivery yang panjang dan seterusnya, makanan yang dingin dan seterusnya, ungkap Zulkifli, Senin (19/10/2026).
Ia menyatakan, tak ada makanan yang tersisa ketika skema ini dijalankan.
Kelihatan sisa makanan tidak ada, bersih. Ada yang masih lapar, dia bisa tambah lagi, ujarnya.
Meski begitu, Zulkifli menegaskan hasil itu belum final. Ini masih piloting, baru di 66 tempat, ujar dia.
Sementara, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN)Â Sudaryono menyebut tambahan porsi masih terbuka. Kalau masih ada sisa, masih bisa tambah, ujarnya.
Ia menargetkan ada 1.000 hingga 5.000 unit yang berkenan memberlakukan skema tersebut.
Saya berkeinginan, paling tidak sampai dengan akhir tahun minimal seribu, paling tidak ada sampai dengan lima ribu, Karena kan prasmanan ini dapurnya harus mau, artinya dia memang bisa, karena dia ada nambah sedikit kerepotan. Kemudian sekolahnya juga mesti mau, karena sekolahnya juga ada sedikit kerepotan, katanya.
Ketika ditanya soal biaya, Sudaryono mengungkap hal tersebut masih dalam tahap perhitungan, Dari sisi operasional sedang kita hitung, kita kaji, kira-kira bisa kurang berapa atau jangan-jangan lebih berapa. Makanya namanya piloting kan kita lihat, kerepotannya di sebelah mana, terus butuh tenaga kerja berapa orang.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4465921/original/038044100_1686733529-Deputi-Gubernur-Senior-Bank-Indonesia-Desty-Damayanti-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355223/original/047451100_1790085132-1000450937.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375537/original/049333800_1792153756-Citi_Logo_Ambiance.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579576/original/026720500_1778057267-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377183/original/013676400_1792410780-Peringatan_Hari_Ekonomi_Kreatif_Nasional__Hekrafnas__2026-19_Oktober_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377136/original/048500100_1792406106-6247038208893981551.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5088016/original/044652300_1736442219-Stok_Pupuk_Bersubsidi_di_Gudang_Petrokimia_Gresik.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377141/original/041726600_1792406415-6247038208893981557.jpg)