Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi menunjuk Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) untuk menggantikan Jerome Powell. Keputusan ini mengakhiri proses panjang yang diwarnai ketegangan dan tekanan politik terhadap bank sentral AS.
Dikutip dari CNBC, Sabtu (31/1/2026), proses pemilihan ini secara resmi dimulai sejak musim panas lalu, namun dinamika sebenarnya sudah berlangsung lebih lama. Sejak Powell menjabat pada 2018, Trump berulang kali melontarkan kritik keras terhadap kebijakan The Fed.
BACA JUGA:Trump: Iran Bernegosiasi dengan AS, Opsi Militer Masih Terbuka
BACA JUGA:Trump Pilih Kevin Warsh Pimpin The Fed, Apa Dampaknya?
BACA JUGA:AS Setujui Penjualan Senjata Rp262 Triliun ke Israel dan Arab Saudi di Tengah Ketegangan Kawasan
BACA JUGA:Trump Pilih Kandidat Pro Kripto Jadi Ketua The Fed
“Saya sudah mengenal Kevin sejak lama, dan saya tidak ragu dia akan tercatat sebagai salah satu Ketua The Fed TERBAIK, bahkan mungkin yang terbaik,” kata Trump dalam unggahan di Truth Social saat mengumumkan pilihannya.
Kevin Warsh yang saat ini berusia 55 tahun, dinilai pasar bukan sosok yang akan selalu mengikuti keinginan Trump, sehingga penunjukan ini diperkirakan tidak menimbulkan gejolak besar di pasar keuangan. Warsh sebelumnya pernah menjabat sebagai pejabat The Fed dan dikenal luas di Wall Street.
“Dia memiliki respek dan kredibilitas di pasar keuangan,” kata Chief Investment Officer The Bahnsen Group, David Bahnsen, di program CNBC.
“Siapa pun yang mendapat posisi ini kemungkinan memang akan memangkas suku bunga dalam jangka pendek. Namun untuk jangka panjang, saya yakin dia kandidat yang kredibel,” ujarnya.
Kontrak berjangka indeks saham AS sempat bergerak negatif tipis, meski membaik setelah penunjukan Warsh semakin pasti.
/2025/12/07/399938828.jpg)
/2025/03/14/208030179.jpg)
/2025/04/28/1077994607.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5198172/original/061456600_1745500065-56e1a315-d25b-47fb-abe6-e936eafd527a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397188/original/078850600_1761803487-IMG-20251030-WA0006.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3017478/original/046853000_1578564285-20200109-Waspadai-Gelombang-Tinggi-dan-Banjir-Rob-IMAM-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461831/original/095838900_1767460415-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4282588/original/045207500_1672910856-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487936/original/087253300_1769684538-Konferensi_pers_OJK-BEI-29_Januari_2026c.jpeg)