Jakarta – Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai merancang sistem pengembalian dana atau refund tarif impor bagi perusahaan yang terdampak kebijakan perdagangan sebelumnya.
Rencana tersebut mencakup proses pengembalian tarif dalam empat tahap, yang diperkirakan dapat mulai digunakan oleh perusahaan pada akhir musim semi tahun ini.
BACA JUGA:Bahlil Bantah Indonesia Impor BBM dari Timur Tengah
BACA JUGA:AS Selidiki 60 Negara Terkait Praktik Perdagangan Kerja Paksa
BACA JUGA:Singapura Prediksi Tarif Listrik Naik Dampak Konflik Timur Tengah
BACA JUGA:Pertamina Cari Sumber Impor Alternatif di Tengah Ketegangan Selat Hormuz
Informasi tersebut disampaikan dalam dokumen pengadilan yang diajukan ke US Court of International Trade oleh Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Perdagangan di US Customs and Border Protection, Brandon Lord.
Dikutip dari Yahoo Finance, Sabtu (14/3/2026), dalam dokumen tersebut dijelaskan bahwa proses refund tarif akan mencakup empat tahapan utama, yaitu portal pengajuan klaim, proses pemrosesan massal, peninjauan hasil refund, serta tahap akhir pengiriman dana secara elektronik ke rekening perusahaan.
Pada tahap terakhir, “refund akan dikirim secara elektronik ke rekening bank yang telah ditunjuk,” jelas Lord dalam dokumen tersebut.
Saat ini, sistem yang tengah dikembangkan itu diberi nama Consolidated Administration and Processing of Entries (CAPE).
Menurut Lord, berbagai komponen dalam sistem tersebut saat ini telah mencapai tingkat penyelesaian sekitar 40% hingga 80%.
/2025/08/18/1393014342.jpg)
/2025/07/21/1137651184.jpg)
/2026/01/15/1286167361.jpg)
/2025/02/12/1446703785.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530784/original/022558300_1773477796-publikasi_1773470106_69b5019a20dc1.jpeg)
/2025/07/23/427260430.jpg)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/4242618/original/081125200_1669641659-UMP_2023.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530878/original/047888800_1773498450-WhatsApp_Image_2026-03-13_at_17.25.54.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1043408/original/005104300_1446622303-20151104-OJK-AY-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3029352/original/041405400_1579686482-20200122-Penguatan-Rupiah-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530544/original/008599000_1773459278-WhatsApp_Image_2026-03-14_at_09.02.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4992086/original/041220700_1730810535-IMG-20241105-WA0119.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3410990/original/017708200_1616657084-businessman-with-online-marketing_53876-94857.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5530807/original/048687300_1773481617-Hinako_Village_Taiwan.jpg)