Jakarta – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menilai saat ini serapan gabah dari petani sudah mulai stabil, termasuk dari sisi harganya. Hal ini lantaran ada bantuan dari aparat TNI.
Zulkifli mengatakan, kehadiran TNI yang membantu serapan gabah petani untuk Cadangan Beras Pemerintah (CBP) cukup efektif. Tanpanya, kata dia, masih banyak tengkulak yang mempermainkan harga.
BACA JUGA:Dua Anggota TNI \’Lumpuhkan\’ Jambret, Sempat Kejar-kejaran di Pasar
BACA JUGA:Potret Prajurit TNI Gotong Royong Bangun Jembatan Perintis di Desa-Desa Aceh
BACA JUGA:ASABRI Salurkan Santunan Rp 8,38 Miliar untuk Ahli Waris 23 Prajurit Marinir Korban Longsor
BACA JUGA:Mengintip Layanan Kesehatan Gratis di Sumut dan Sumbar, Bikin Warga Lebih Ceria
Kalau tidak dibantu TNI, tengkulak masih banyak memukul harga. TNI turun, Dandim turun, Babinsa turun, alhamdulillah harga gabah sudah sesuai standar,” ujar Zulkifli, mengutip keterangan resmi, Sabtu (7/2/2026).
Asal tahu saja, ada target serapan gabah setara beras 4 juta ton yang dikuasai Perum Bulog pada 2026. Sejalan dengan itu, Zulkifli menyampaikan rencana penguatan infrastruktur logistik pangan melalui pembangunan gudang Bulog di Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa.
“Tahun lalu BULOG serap 3 juta ton setara beras. Tahun ini kita targetkan 4 juta ton. Kalau tercapai, Insyaallah kita tidak hanya tidak impor, tapi bisa ekspor beras,” tegasnya.
Senada, Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan Sulawesi Selatan memiliki posisi yang sangat krusial dalam peta ketahanan pangan nasional.
“Selain sentra produksi pertanian di Pulau Jawa, Sulawesi Selatan merupakan wilayah strategis sebagai penyangga pangan nasional. Dengan dukungan pemerintah melalui sarana dan prasarana pertanian, kami optimistis produksi beras di Sulsel akan semakin meningkat dan penyerapan gabah dapat berjalan optimal, ujar Rizal.
/2023/10/03/751263426.jpg)
/2025/11/09/2041456427.jpg)
/2017/12/20/1415614353.jpg)
/2025/12/15/681864344.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3617288/original/052829700_1635503921-20211029-Neraca-perdagangan-RI-alamai-surplus-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490367/original/007471800_1770009153-IMG-20260202-WA0003.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5001180/original/085697000_1731373006-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5359388/original/066910300_1758644598-WhatsApp_Image_2025-09-23_at_16.16.54_cd0de8ea.jpg)