Jakarta – Tarif transportasi umum di Singapura dipastikan naik sebesar 7% mulai 26 Desember 2026. Penyesuaian ini membuat penumpang dewasa yang menggunakan kartu berlangganan membayar tambahan tarif sebesar 12 sen hingga 13 sen dolar Singapura atau sekitar Rp 1.682 hingga Rp 1.822 per perjalanan (asumsi kurs Rp 14.020 per dolar Singapura).
Public Transport Council (PTC) menjelaskan bahwa penyesuaian tarif dilakukan guna menjaga keterjangkauan transportasi sekaligus menopang keberlanjutan sistem di tengah lonjakan biaya operasional dan energi.
BACA JUGA:Aset Kasus Cuci Uang Terbesar Singapura Dilelang, Berlian Hermes Laku Rp 5 Miliar
BACA JUGA:Daftar Negara dengan Adopsi Penggunaan AI Terbesar, Ada Indonesia?
“Transportasi umum adalah industri yang sangat membutuhkan energi,” tulis PTC dalam keterangannya, dikutip dari VnExpress, Rabu (30/9/2026).
Bagi kelompok lansia, pelajar, dan penyandang disabilitas yang menggunakan kartu pemegang konsesi khusus, tarif naik sebesar 5 sen atau Rp 701 per perjalanan. Bagi kategori ini yang membayar tunai, kenaikannya sebesar 10 sen atau Rp 1.402. Sementara itu, penumpang dewasa yang membayar tunai dikenakan biaya tambahan sebesar 20 sen atau Rp 2.804 per perjalanan.
Di sisi lain, harga tiket berlangganan bulanan (monthly pass) dipastikan tidak mengalami kenaikan. Bagi penumpang dewasa, tarifnya tetap berada di level 122 dolar Singapura atau Rp 1,7 juta per bulan. Sedangkan untuk lansia dan penyandang disabilitas, tarifnya tetap 55 dolar Singapura atau Rp 770.924 per bulan.
PTC menyetujui penyesuaian sebesar 7% dalam evaluasi tarif tahunan ini. Angka tersebut masih berada di bawah batas kenaikan maksimum 14,7% yang sebenarnya diperbolehkan dalam kalkulasi formula penetapan tarif.
Lonjakan biaya energi menjadi salah satu pertimbangan utama PTC. Sepanjang periode peninjauan, fluktuasi harga bahan bakar diesel bulanan secara tahunan bergerak sangat tajam, mulai dari penurunan 14% hingga kenaikan drastis mencapai 138%.
/2023/10/30/2092013017.jpg)
/2025/09/09/1252962410.jpg)
/2025/06/30/781457054.jpg)
/2024/02/23/546826591.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362316/original/015329300_1790771226-Direktur_Utama_Telkom_Indonesia_Nanang_Hendarno.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762384/original/053556300_1709622762-fotor-ai-20240305141019.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5408404/original/047447100_1762773374-vitaly-gariev-F9gWctom-pI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5212164/original/011438000_1746605495-IMG-20250507-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5550512/original/099241000_1775701889-WhatsApp_Image_2026-04-08_at_8.51.49_PM.jpeg)