Jakarta – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyebut tarif impor global sebesar 15% yang diumumkan Presiden Donald Trump kemungkinan mulai diberlakukan dalam waktu dekat.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan tarif tersebut akan meningkat dari tingkat saat ini yang masih berada di kisaran 10%.
BACA JUGA:AS Luncurkan Operasi Militer di Ekuador untuk Memerangi Narkoba
BACA JUGA:Ruam Merah di Leher Donald Trump Jadi Sorotan, Dokter Kepresidenan AS Angkat Bicara
BACA JUGA:Mungkinkah Trump Tumbangkan Rezim Iran Hanya dengan Serangan Udara Seperti di Libya?
“Kemungkinan besar akan diberlakukan dalam minggu ini,” ujar Bessent dikutip dari CNBC, Kamis (5/3/2026). Kebijakan
tarif global ini sebelumnya diumumkan Trump sebagai bagian dari langkah pemerintah AS untuk memperketat kebijakan perdagangan internasional.
Selain itu, Bessent juga memperkirakan bahwa tarif impor Amerika Serikat akan kembali ke tingkat sebelumnya pada Agustus mendatang.
Menurut dia, tarif tersebut akan kembali ke level sebelum Mahkamah Agung AS membatalkan sejumlah kebijakan tarif yang sebelumnya diterapkan oleh Trump.
“Saya sangat yakin bahwa tarif tersebut akan kembali ke tingkat sebelumnya dalam waktu lima bulan,” kata Bessent.
/2019/01/16/2005481867.jpg)
/2025/11/24/1458310970.jpg)
/2025/09/02/1934936574.jpg)
/2026/01/07/1635421656.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521334/original/071803100_1772686674-IMG-20260305-WA0003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3523314/original/039887800_1627442504-BRI_life.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5167102/original/009661500_1742306811-cdacf437-a867-44a0-8f7f-1cd7ef219f5b.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494625/original/021531700_1770301634-1000226472.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5520136/original/070759500_1772607159-1_Pelantikan-Pejabat-Baru-LPS.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875742/original/093303000_1719401842-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521172/original/093543200_1772682682-IMG-20260305-WA0002.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4939792/original/092321500_1725848155-Screenshot_1297.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506524/original/044114800_1771471389-Badan_Pangan_Nasional__Bapanas__mengungkap_penyebab_kenaikan_harga_cabai_rawit_merah-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4465765/original/043413400_1686728194-Gedung_Kemenkeu_Jakarta.jpg)