Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara bakal mengucurkan dana Rp 20 triliun ke kas BPJS Kesehatan untuk periode Oktober dan November 2026. Dana tersebut digunakan untuk memastikan pembayaran klaim ke rumah sakit berjalan lancar.
Suahasil mengatakan, angka Rp 20 triliun itu merupakan dana di luar alokasi anggaran yang membiayai 96,8 juta Penerima Bantuan Iuran (PBI). Khusus untuk bantuan iuran PBI, pemerintah telah menganggarkan sekitar Rp 47 triliun.
BACA JUGA:Deretan Hoaks Sasar Menkeu Suahasil, dari Program Bantuan Dana hingga Korupsi
BACA JUGA:Belanja Negara 2027 Tembus Rp 4.000 Triliun, Pertama Kali dalam Sejarah
BACA JUGA:Suahasil Buka Arah Sekolah Gratis dari Evaluasi Anggaran Pendidikan Rp 824 Triliun
Sementara tambahannya itu sekarang Rp 20 triliun dan akan segera dicairkan untuk mendukung keuangan BPJS pada bulan Oktober ini—artinya dua hari lagi—dan juga bulan November, sehingga nanti keuangan BPJS akan ter-cover dengan baik, kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip Selasa (29/9/2026).
Dia mendorong agar pengumpulan iuran BPJS Kesehatan menjadi lebih baik dan semakin tepat sasaran, termasuk diselaraskan dengan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Ia menerangkan, BPJS Kesehatan memerlukan penguatan dana untuk memastikan klaim dari pihak rumah sakit tidak terkendala.
Karena itu kami tadi melaporkan kepada Bapak Presiden bahwa di dalam APBN 2026 telah ada tambahan suntikan dana untuk jaminan kesehatan sebesar Rp 20 triliun, katanya.
Suahasil mencatat, jumlah peserta BPJS Kesehatan saat ini sudah mencapai 285 juta jiwa dengan tingkat kepesertaan aktif sebesar 80,6 persen.
Nah, tentu kita menginginkan bahwa sebagai suatu asuransi sosial, seluruh masyarakat itu aktif mengiur. Karena kalau aktif mengiur, maka terjadi saling gotong royong; yang sehat mengiur, jika ada yang sakit atau pada saatnya nanti sakit, akan bisa ter-cover, tandasnya.
/2023/08/22/326576934.jpg)
/2023/12/26/1234811319.jpg)
/2026/06/06/1608187196.jpg)
/2026/01/15/1042841261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4679188/original/035141400_1702030312-WhatsApp_Image_2023-12-08_at_16.38.03.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710574/original/083402000_1704794849-Pupuk_Bersubsidi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4762384/original/053556300_1709622762-fotor-ai-20240305141019.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331172/original/000459200_1787498492-Elmin_Roizer_Damanik.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7260736/original/000929900_1780047003-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332650/original/077346000_1756525484-Gemini_Generated_Image_j4ny4uj4ny4uj4ny.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4983416/original/027398600_1730112255-fotor-ai-20241028174236.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5552282/original/064528400_1775805353-Gemini_Generated_Image_ugntt4ugntt4ugnt.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4674211/original/014291300_1701747020-aleksi-raisa-DCCt1CQT8Os-unsplash.jpg)