Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana penerapan campuran etanol 20% ke dalam bahan bakar minyak (BBM). Kebijakan tersebut ditargetkan mulai diterapkan secara mandatori pada 2027-2028.
Bahlil berharap pemanfaatan bioetanol sebagai campuran bensin dapat mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM secara bertahap.
BACA JUGA:Jelang MotoGP Indonesia 2026, Pertamina Pastikan Stok BBM di Lombok Aman
BACA JUGA:BBM Subsidi Diburu, Bahlil Buka Suara soal Stok dan Antrean SPBU
BACA JUGA:Deretan Hoaks Aturan BBM Beredar di Medsos, Simak Daftar dan Faktanya
BACA JUGA:China Hentikan Ekspor BBM, Kementerian ESDM Berburu Sumber Impor Alternatif
BACA JUGA:Cek Fakta: Hoaks Pertamina Berlakukan Aturan Baru Pembatasan Pembelian BBM
Ia membandingkan rencana tersebut dengan keberhasilan Indonesia mengurangi impor solar CN48 melalui penerapan biodiesel B50 yang menggunakan minyak sawit sebagai bahan campuran.
Hal serupa, menurut Bahlil, akan diterapkan pada bensin dengan memanfaatkan bioetanol.
Kita akan mendorong untuk etanol. Etanol ini arahan Bapak Presiden, di tahun 2027-2028 kita akan bikin mandatory sebesar 20%, dan ke depan kita akan bikin E50, kata Bahlil di Hotel Raffles, Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Kalau E50 ini mampu kita lakukan, maka impor bensin kita akan bisa kita tekan seminimal mungkin untuk kemudian kita menuju kepada kemandirian energi agar semuanya bisa dari kita, sambungnya.
/2023/10/01/342276568.jpg)
/2024/01/17/2061950103.jpg)
/2026/05/21/1931422383.jpg)
/2020/02/14/1217679269.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361779/original/006428200_1790747357-1000458247.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368404/original/053332500_1791433059-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466331.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306954/original/097594000_1784943789-ChatGPT_Image_Jul_16__2026__07_22_35_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3913280/original/009736000_1643034734-24_januari_2022-4.jpg)