Jakarta – Pemerintah bersama para pemangku kepentingan di sektor bullion memperingati satu tahun implementasi kegiatan usaha bullion di Indonesia. Momentum ini dinilai menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem emas nasional sekaligus memperdalam pasar keuangan domestik.
Kegiatan usaha bullion atau Bank Emas Indonesia pertama kali diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025. Kehadiran layanan ini bertujuan mengintegrasikan pengelolaan emas nasional mulai dari sektor hulu hingga hilir di dalam negeri.
BACA JUGA:Lonjakan Harga Emas Jadi Penyebab Inflasi Indonesia
BACA JUGA:Hilirisasi Emas Indonesia Paling Lengkap, dari Tambang hingga Produk Keuangan
BACA JUGA:Harga Emas Antam Melambung Tinggi di Akhir Pekan, Sentuh Level Segini Hari Ini 7 Maret 2026
Di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global, termasuk akibat ketegangan geopolitik Iran dan Amerika Serikat, harga emas dunia mengalami kenaikan cukup signifikan. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya minat masyarakat terhadap emas sebagai instrumen investasi sekaligus lindung nilai (hedging).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai kegiatan usaha bullion perlu dimanfaatkan secara optimal agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.
“Kegiatan usaha bullion khususnya emas yang telah dirintis perlu dimanfaatkan secara optimal agar dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendorong perekonomian nasional,” ujar Airlangga dalam acara Satu Tahun Implementasi Kegiatan Usaha Bullion di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan bahwa peningkatan harga emas dan bertambahnya jumlah emas yang dikelola melalui kegiatan bullion mencerminkan meningkatnya literasi masyarakat dalam memanfaatkan emas sebagai instrumen investasi.
/2022/02/03/357761973.jpg)
/2024/06/27/487465856.jpg)
/2025/12/08/659294977.jpg)
/2025/12/17/1354237420.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523293/original/084237400_1772800327-1000253576.jpg)
/2024/12/04/736099509.jpg)
/2021/10/18/985754656.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523275/original/084776600_1772799017-IMG_2105.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369941/original/055657900_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071007/original/007878700_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523296/original/057359200_1772800398-667f9b46-cd0a-49ae-b436-68ffe40f6402.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)