Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mengunkap ada tokoh yang memandang kalau Indonesia tidak bisa mencapai swasembada pangan. Selain itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga dicap hanya orang yang suka umbar janji.
Prabowo tidak membuka identitas tokoh penting yang memandang miring soal ambisi swasembada pangan. Diakuinya, tokoh itu menyampaikan langsung pandangan tersebut kepadanya.
BACA JUGA:Pangkat TNI Rizki Juniansyah Naik jadi Kapten Usai Pecahkan Rekor Dunia di SEA Games-33
BACA JUGA:Terkejut! Momen Prabowo Tak Sadar Anak Presiden Datang Hingga Lupa Disapa: Bisa Naik Pangkat
BACA JUGA:Momen Prabowo Bingung Soal Bonus Atlet: Saya Cek Menteri Keuangan
BACA JUGA:Prabowo Beri Bonus Rp1 Miliar ke Atlet Sea Games Peraih Medali Emas, Menpora: Terbesar Sepanjang Sejarah
Saudara-saudara, banyak tokoh-tokoh penting ngomong ke saya berapa bulan yang lalu, \’Pak Prabowo, tidak mungkin swasembada Indonesia itu\’, sungguh ini, kata Prabowo mengulang percakapannya, dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
Selain memandang miring soal target swasembada pangan, tokoh itu pun menilai Mentan Amran Sulaiman hanya janji. Kepala Negara lantas membayar kontan tudingan itu dengan memberikan Bintang Jasa Utama kepada Amran atas kontribusinya mendorong swasembada pangan.
Ngomong ke saya, \’tidak mungkin swasembada, Amran itu hati-hati, Amran itu kadang-kadang banyak janjinya saja\’, sambungnya.
Tapi hari ini saudara-saudara sekalian, saudara Andi Amran Sulaiman saya beri Bintang Jasa Utama, dia bersama kalian, jajaran kalian semua ini, kalian telah mengamankan masa depan bangsa Indonesia dan saya percaya habis ini kita tidak akan bisa diberhentikan, tegas Prabowo Subianto.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466000/original/064472900_1767786774-1000200454.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4828239/original/041698300_1715360376-Wisatawan_di_Bagian_Utara_Museum_Sejarah_Jakarta.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397953/original/053288700_1761822677-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466256/original/080811800_1767840920-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_09.38.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750922/original/000470300_1708667884-WhatsApp_Image_2024-02-22_at_16.29.58__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3501844/original/089105700_1625531725-AP21187006471870.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)