Jakarta – Badan Anggaran (Banggar) DPR RI menyebut program sekolah gratis hingga tingkat perguruan tinggi ditargetkan mulai direalisasikan secara bertahap pada 2028. Berdasarkan hitungan sementara, total kebutuhan anggaran untuk menjalankan program ini diperkirakan mencapai Rp 302 triliun.
Ketua Banggar DPR RI, Said Abdullah, menjelaskan estimasi alokasi tersebut terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni Rp 210 triliun untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, serta Rp 92 triliun untuk jenjang perguruan tinggi.
BACA JUGA:Suahasil Buka Arah Sekolah Gratis dari Evaluasi Anggaran Pendidikan Rp 824 Triliun
BACA JUGA:Suahasil Sebut Sekolah Gratis Masuk Desain Anggaran Pendidikan 2027
Hitungan sementara dibutuhkan sekitar Rp 210 triliun untuk SD, SMP, dan SMA secara keseluruhan. Kemudian untuk perguruan tinggi Rp 92 triliun. Artinya, totalnya hampir Rp 302 triliun, ujar Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Pilot Project Rp 5 Triliun
Sebagai langkah awal, Banggar DPR mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk proyek percontohan (pilot project). Program uji coba ini diprioritaskan bagi jenjang pendidikan SD hingga SMP di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Ia menekankan bahwa skema sekolah gratis hingga perguruan tinggi tidak bisa diterapkan secara mendadak mengingat skala anggarannya yang sangat besar. Pemerintah perlu mematangkan tata kelola serta menghitung secara presisi kebutuhan biaya rata-rata per siswa.
Makanya tidak bisa langsung sak tek sak tek Banggar memutuskan, karena kita ingin tahu tata kelolanya seperti apa dulu. Kita akan hitung sebenarnya berapa kebutuhan biaya per siswa, tuturnya.
/2026/03/03/211359048.jpg)
/2026/06/02/1238642235.jpg)
/2024/02/28/568105007.jpg)
/2026/06/02/1298124770.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354743/original/043043400_1790061615-WhatsApp_Image_2026-09-22_at_14.16.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356062/original/039340300_1790152023-WhatsApp_Image_2026-09-23_at_15.24.46.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355718/original/082858700_1790140478-1000451358.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357310/original/003249400_1790241649-email-attachment_2026_09_24_immanuel-christian_buruh-tuntut-lima-pasal-masuk-ruu-perlindungan-ketenagakerjaan_de85b678-aba3-4b2a-942f-6680c9a5f83d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5474423/original/065994600_1768476612-Ketua_Umum_Kadin_Indonesia__Anindya_Novyan_Bakrie-15_Januari_2026-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357302/original/030786600_1790241281-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian__Airlangga_Hartarto-24_September_2026a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353342/original/073453900_1789961127-IMG_7201.jpg)