Jakarta – Sejumlah negara menyiapkan sederet siasat dan langkah menghadapi dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran. Salah satunya kenaikan harga minyak dunia.
Mengutip CNBC, Rabu (25/3/2026), konflik di Timur Tengah itu telah sangat menganggu ekspor minyak melalui Selat Hormuz sejak Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari 2026. Selat Hormuz ini mengangkut sekitar seperlima minyak dan gas alam cair (LNG) dunia dan merupakan titik penting bagi perdagangan pupuk.
BACA JUGA:Bahlil Pastikan Pasokan BBM Tetap Stabil Hadapi Perang Iran
BACA JUGA:Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Keadaan Kedubes AS di Riyadh Arab Saudi
BACA JUGA:Serangan Balik Indonesia Lawan Krisis Energi Akibat Perang Iran
BACA JUGA:Subsidi BBM Malaysia Ikut Melonjak 4 Kali Lipat, Tembus Rp 13,53 Triliun
BACA JUGA:Tak Mau Damai Versi Amerika! Iran Beberkan 5 Tuntutan
BACA JUGA:Iran Tolak Klaim Trump! Tegaskan Tak Ada Negosiasi
BACA JUGA:Menlu Iran Tegaskan Tak Negosiasi dengan Amerika Serikat untuk Akhiri Perang
BACA JUGA:Iran Perkuat Pertahanan di Pulau Kharg Antisipasi Serangan Darat Amerika Serikat
BACA JUGA:Mantan Kepala Intelijen Inggris: Iran Lebih Tangguh dari Perkiraan, Opsi AS dan Israel Terbatas
Salah satu kepala riset komoditas global Goldman Sachs, Daan Struyven menuturkan, gangguan pasokan minyak saat ini menandai guncangan terbesar dalam beberapa dekade jika diukur sebagai bagian dari pasokan global. Ia juga menekankan ketidakpastian yang luar biasa tinggi yang dihadapi pasar.
Goldman Sachs mencatat pergerakan harga jangka pendek kurang didorong oleh perubahan dalam prospek skenario dasar dan lebih oleh pergeseran dalam persepsi probabilitas skenario terburuk.
“Minyak mentah secara efektif diperdagangkan dengan premi risiko geopolitik karena investor melakukan lindung nilai terhadap gangguan yang berkepanjangan dan persediaan yang sangat rendah,” tulis Goldman.
Skenario dasar dari Goldman itu mengasumsikan Selat Hormuz akan normal pada April selama empat minggu.
Di tengah ketidakpastian global karena konflik Timur Tengah yang menyebabkan harga minyak dunia menguat membuat sejumlah negara di dunia mengambil sejumlah langkah. Hal itu mulai dari menaikkan biaya energi, mendorong energi terbarukan, mendeklarasikan darurat energi dan lainnya. Berikut deretan negara-negara yang mengantisipasi dampak dari perang Amerika Serikat-Israel dan Iran ini dikutip dari berbagai sumber:
/2025/08/03/1834853401.jpg)
/2026/01/04/2120249703.jpg)
/2023/06/14/114521361.jpg)
/2025/06/25/1464900289.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3545721/original/010981800_1629425276-059440700_1560940276-20190619-Rupiah-Menguat-di-Level-Rp14.264-per-Dolar-AS1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4035208/original/006769000_1653635186-pinjol_1.jpg)






:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537913/original/074911900_1774493188-tercabaikan_BRI.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537992/original/031274300_1774497679-WhatsApp_Image_2026-03-26_at_08.46.29.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5537790/original/021655300_1774442876-1000271979.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337092/original/034280800_1609328701-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5453610/original/007869400_1766482737-1a2f8c2a-8c24-4682-9524-a65d9f0750e8.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3276076/original/040207400_1603438032-top-view-frame-with-gavel-sounding-block.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397951/original/070618500_1761822669-1.jpg)