Jakarta – Indonesia tetap berada dalam radar investor global, di tengah fragmentasi ekonomi global dan ketidakpastian pasar yang masih berlangsung. Beberapa faktor seperti stabilitas makroekonomi, arah kebijakan yang konsisten, serta komitmen kuat terhadap integrasi pasar internasional menempatkan Indonesia sebagai salah satu tujuan investasi yang dinilai relevan, kompetitif, dan berjangka panjang.
Daya tarik tersebut ditopang kombinasi faktor struktural yang jarang dimiliki negara berkembang yakni stabilitas makroekonomi, demokrasi yang relatif matang, serta basis demografi muda yang produktif. Dengan pertumbuhan ekonomi yang konsisten, Indonesia menawarkan kepastian jangka menengah yang dibutuhkan investor global di tengah volatilitas pasar internasional.
BACA JUGA:Masyarakat Lebih Selektif Soal Keuangan, Perbankan Harus Lakukan Ini
BACA JUGA:Purbaya Prediksi Ekonomi Indonesia Tumbuh Segini di Kuartal IV 2025
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Ungkap Penerimaan Pajak Januari 2026 Naik 30%
Fondasi makroekonomi yang stabil dan agenda reformasi yang berkelanjutan, menjadikan Indonesia dipandang sebagai negara dengan arah kebijakan yang jelas dan memiliki kapasitas untuk menangkap peluang investasi jangka menengah dan panjang.
Hal ini menjadi salah satu topik utama yang diangkat dalam gelaran hari pertama Indonesia Economic Summit 2026 yang berlangsung dua hari di Jakarta, 3-4 Februari 2026.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam sambutannya di IES 2026 mengungkapkan berbagai pencapaian terkait indikator makro ekonomi maupun kemajuan signifikan dalam negosiasi perdagangan Indonesia.
Sebagian besar negosiasi perdagangan telah diselesaikan, dengan Kanada, dengan UE, dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), dan kami sedang dalam proses menyelesaikan perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat, ungkap Airlangga, Selasa (3/2/2026).
Dia menambahkan, bersama negara-negara G20, Indonesia mendapatkan komitmen JETP sebesar USD 21,4 miliar dan telah dimanfaatkan sekitar USD 3,5 miliar. Australia juga menyatakan rencananya berinvestasi di Indonesia.
Di tingkat regional, pihaknya juga mengajak Sarawak Air Malaysia untuk berkolaborasi dalam membuka konektivitas transportasi guna mendukung destinasi pariwisata di luar Jakarta dan Bali.
Selain itu, Indonesia dengan Singapura dalam pengembangan kawasan ekonomi khusus dan program digital. “Ini berarti ada banyak modal dalam pipeline yang siap untuk diinvestasikan di Indonesia, katanya.
/2017/04/27/313583694.jpg)
/2025/12/11/1752474654.jpg)
/2019/07/01/1516431989.jpg)
/2025/12/12/590783714.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5179834/original/071751100_1743659437-5649e39f-9889-4268-afdc-a18014514f14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490979/original/053391900_1770037175-Direktorat_Jenderal_Perkeretaapian__DJKA__Kementerian_Perhubungan_mengecek_kesiapan_LRT_Jabodebek-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5299983/original/084137800_1753857669-Menara_SMBC_Indonesia__1___2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
/2019/10/07/1674202269.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3352151/original/051235700_1610959710-20210118-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5491877/original/086302700_1770109168-WhatsApp_Image_2026-02-03_at_11.55.47__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2833304/original/055774200_1561020095-20190619-BI-Tahan-Suku-Bunga-Acuan-6-Persen6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5285271/original/007266900_1752663315-20250716-Inflasi-ANG_8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5490995/original/001390300_1770039523-IMG_0952.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)