Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah pada perdagangan Senin, (19/10/2026). Analis menilai, tekanan rupiah terhadap dolar AS dipicu potensi pengetatan kebijakan the Federal Reserve (the Fed) lebih lanjut.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan Senin pekan ini turun 19 poin atau 0,11% menjadi 18.046 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 18.027 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Tersengat Sentimen MSCI dan Harga Minyak
BACA JUGA:Rupiah Hari Ini Melemah ke 18.035 per Dolar AS, Intip Proyeksinya
BACA JUGA:Rupiah Terancam Tembus 18.200 per Dolar AS, Simak 5 Indikator Penentu
BACA JUGA:Rupiah Diprediksi Melemah ke 18.200 per Dolar AS Pekan Ini
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak menguat ke level Rp 18.050 per dolar AS dari sebelumnya Rp 18.052 per dolar AS.
“Pernyataan terkini dari pejabat the Federal Reserve mengisyaratkan mereka tetap terbuka terhadap pengetatan kebijakan lebih lanjut, meskipun belum ada sinyal kuat mengenai kenaikan suku bunga pada pertemuan 27-28 Oktober,” kata dia.
Mengutip Anadolu, Ketua The Fed Kevin Warsh menegaskan kembali komitmen bank sentral tersebut terhadap stabilitas harga, namun ia enggan memberikan sinyal mengenai keputusan kebijakan yang akan diambil dalam pertemuan-pertemuan yang tersisa tahun ini.
Dalam perbincangan dengan Direktur Pelaksana International Monetary Fund (IMF), Kristalina Georgieva, di sela-sela Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok, Thailand, Warsh menyatakan bahwa The Fed telah menarik sebagian akomodasi moneternya sekitar satu bulan yang lalu.
Dirinya menuturkan perkembangan yang terjadi sejak pertemuan bulan September secara umum sesuai dengan ekspektasi. Warsh menambahkan bahwa para pengambil kebijakan akan mengevaluasi data mengenai output, ketenagakerjaan, dan inflasi saat menentukan langkah kebijakan pada pertemuan bulan Oktober dan Desember mendatang.
Dia memilih untuk tidak mendahului keputusan dalam pertemuan-pertemuan tersebut, seraya menyebut pendekatannya sebagai bagian dari babak baru di The Fed.
Di samping itu, sentimen juga berasal dari pembicaraan antara AS dan Iran masih menemui jalan buntu, sementara ketegangan antara Arab Saudi dan kelompok Ansarullah di Yaman terus meningkat.
“Di tengah situasi ini, para pelaku pasar secara luas memperkirakan The Fed akan kembali menaikkan suku bunga sebelum akhir tahun,” ujar Ibrahim.
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295811/original/080484600_1783948743-Menko_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-13_Juli_20262.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375537/original/049333800_1792153756-Citi_Logo_Ambiance.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355223/original/047451100_1790085132-1000450937.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532281/original/068580000_1628161372-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2358749/original/070880200_1536904477-afpprison.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302021/original/032085300_1753969488-Gemini_Generated_Image_jtk1w2jtk1w2jtk1.jpg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,645,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4594243/original/089058400_1696137886-andre-francois-mckenzie-iGYiBhdNTpE-unsplash.jpg)