Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) lesu pada penutupan perdagangan Jumat, (17/4/2026). Hal ini dipicu dari outlook negatif dari lembaga rating Standard & Poor’s Global Ratings (S&P) terhadap peringkat obligasi.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turun 50 poin atau 0,29% menjadi 17.189 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di 17.139 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Dibuka Melemah, Tengok Prediksinya Sepanjang Hari Ini
BACA JUGA:Rupiah Menguat Tipis, Optimisme Geopolitik Jadi Pendorong Utama
BACA JUGA:Rupiah Menguat Hari Ini 16 April 2026 terhadap Dolar AS, Begini Prediksinya
BACA JUGA:Meneropong Prospek Rupiah di Tengah Sentimen Global
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini juga bergerak melemah ke level 17.189 per dolar AS dari sebelumnya 17.142 per dolar AS.
Rupiah pada perdagangan hari ini lebih dipengaruhi oleh tekanan domestik terkait outlook yang negatif dari lembaga rating S&P terhadap peringkat obligasi pemerintah karena tekanan fiskal pemerintah yang besar,” ujar dia dikutip dari Antara, Jumat pekan ini.
Sebelumnya, dilaporkan lembaga pemeringkat S&P Global Ratings khawatir terhadap rasio pembayaran utang Indonesia.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, S&P menanyakan secara detail kondisi fiskal Indonesia, termasuk konsistensi menjaga defisit tetap di bawah ambang batas 3 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).
Purbaya mengatakan, ada peluang defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025 pada Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) menurun dari proyeksi awal setelah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi sementara defisit APBN 2025 sebesar 2,92 persen PDB. Adapun pada hasil akhir audit nanti, Purbaya memproyeksikan defisit menyempit ke level 2,8 persen dari PDB.
Adapun untuk APBN Tahun Anggaran 2026, Menkeu menyampaikan upaya pihaknya memperbaiki pengumpulan pajak serta kepabeanan dan cukai, salah satunya melalui restrukturisasi organisasi.
“Dari eksternal, sebenarnya memberikan sentimen positive (terhadap rupiah), terlihat dari mayoritas mata uang regional yang menguat dan index dollar yang relatif stabil,” kata Rully.

/2025/08/31/663872302.jpg)
/2025/10/06/1838782639.jpg)
/2026/02/05/898319651.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558566/original/098264900_1776425951-IMG_3685.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5554581/original/048393600_1776077418-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Pemukiman__PKP__Maruarar_Sirait-13_April_2026b.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347730/original/064079400_1678087559-20230306-Ekonomi-China-AP-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558599/original/033527100_1776431223-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP__Maruarar_Sirait-17_April_2026d.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375574/original/030742400_1538739776-20181005-Emas-Antam-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375572/original/090361500_1538739773-20181005-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5558555/original/036340500_1776424754-Menteri_PKP__Maruarar_Sirait__saat_konferensi_pers_di_Wisma_Danantara-17_April_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)