Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan Jumat, (2/10/2026). Namun, pergerakan rupiah terhadap dolar AS diprediksi melemah menjelang akhir pekan ini seiring lonjakan harga minyak dunia karena ketegangan AS-Iran meningkat.
Mengutip Antara, nilai tukar rupiah dibuka naik 11 poin atau 0,06% menjadi 17.955 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di 17.966 per dolar AS.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke 17.882, Tekanan Potensi Kenaikan Bunga The Fed Berkurang
BACA JUGA:Rupiah Melemah hingga Inflasi Bayangi Pasar Properti
Rupiah hari ini diperkirakan melemah pada kisaran 17.950-18.050 dipengaruhi oleh global kenaikan harga minyak harga minyak, yaitu meningkatnya eskalasi konflik AS dan Iran,” kata Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova.
Mengutip Anadolu, pemerintah Iran mengungkapkan, pembukaan kembali Selat Hormuz bergantung pada kesediaan AS untuk memberikan jaminan objektif guna mengakhiri perang di semua lini serta memenuhi komitmen berdasarkan inisiatif diplomatik tujuh hari yang diajukan oleh Teheran.
Teheran juga menuntut pencairan aset Iran yang dibekukan, pencabutan blokade, mencabut pembatasan minyak, dan mengakhiri blokade laut.
AS baru saja mengumumkan serangkaian sanksi baru terhadap Iran yang menyasar sektor perkeretaapian dan otomotif, serta sebuah jaringan perbankan bayangan yang diduga terkait dengan Rusia.
Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap dua produsen mobil terbesar Iran, Iran Khodro dan SAIPA, beserta sejumlah anak perusahaan mereka, serta perusahaan kereta api milik negara, Islamic Republic of Iran Railway Company, dan dua perusahaan kereta api lainnya.
/2026/03/08/1389890413.jpg)
/2026/06/09/185831808.jpg)
/2020/10/21/1275555835.jpg)
/2025/12/05/291552133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363730/original/003718700_1790915173-Luky_Alfirman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364237/original/002877100_1790939125-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_16.43.44.jpeg)







:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3324621/original/092329900_1608026628-20201215-Harga-emas-terus-turun-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172730/original/061289100_1594117388-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192687/original/099233200_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816483/original/040342400_1714383611-fotor-ai-20240429134010.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)