• Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Peta Situs
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Berita Keuangan Indonesia
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Modernland Perkuat Komitmen Keberlanjutan

    Modernland Perkuat Komitmen Keberlanjutan

    Resmi Berlaku, PP Ekspor Satu Pintu Beri DSI Wewenang Atur Harga dan Margin

    Resmi Berlaku, PP Ekspor Satu Pintu Beri DSI Wewenang Atur Harga dan Margin

    Ini Catatan Kadin Soal Pelaksanaan Ekspor SDA Satu Pintu Lewat DSI

    Ini Catatan Kadin Soal Pelaksanaan Ekspor SDA Satu Pintu Lewat DSI

    Kuota Bijih Nikel Dipangkas, Utilisasi Smelter RI Turun Jadi 76%

    Kuota Bijih Nikel Dipangkas, Utilisasi Smelter RI Turun Jadi 76%

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • KEUANGAN PRIBADI
    • INVESTASI SAHAM
  • ANALISIS KEUANGAN
    Modernland Perkuat Komitmen Keberlanjutan

    Modernland Perkuat Komitmen Keberlanjutan

    Resmi Berlaku, PP Ekspor Satu Pintu Beri DSI Wewenang Atur Harga dan Margin

    Resmi Berlaku, PP Ekspor Satu Pintu Beri DSI Wewenang Atur Harga dan Margin

    Ini Catatan Kadin Soal Pelaksanaan Ekspor SDA Satu Pintu Lewat DSI

    Ini Catatan Kadin Soal Pelaksanaan Ekspor SDA Satu Pintu Lewat DSI

    Kuota Bijih Nikel Dipangkas, Utilisasi Smelter RI Turun Jadi 76%

    Kuota Bijih Nikel Dipangkas, Utilisasi Smelter RI Turun Jadi 76%

No Result
View All Result
Berita Keuangan Indonesia
No Result
View All Result

HOME » EKONOMI » BISNIS » Rupiah Melemah Lagi, Gubernur BI Beberkan Penyebabnya

Rupiah Melemah Lagi, Gubernur BI Beberkan Penyebabnya

Indonesia Financial News by Indonesia Financial News
2026-09-29
0

Rupiah Melemah Lagi, Gubernur BI Beberkan Penyebabnya

Jakarta – Bank Indonesia mewaspadai potensi tekanan terhadap rupiah akibat menguatnya dolar Amerika Serikat, melonjaknya imbal hasil aset AS, serta bergesernya arus modal dari negara berkembang menuju negara maju.

Gubernur Bank Indonesia, Destry Damayanti menyampaikan bahwa kondisi global yang diwarnai ketatnya kebijakan moneter dan fenomena higher for longer berpotensi menekan stabilitas nilai tukar rupiah. Kondisi ini juga dapat memengaruhi neraca pembayaran Indonesia seiring pergerakan aliran modal global.

BACA JUGA:Nilai Tukar Rupiah Nyaris 18.000 per Dolar AS, Ini Pemicunya

BACA JUGA:Rupiah Melemah Dekati 18.000 per Dolar AS, Analis Ungkap Penyebabnya

Kita akan menghadapi situasi atau fenomena yang dinamakan higher for longer, yang pada akhirnya memberikan tekanan kepada negara emerging market, khususnya terkait aliran modal yang masuk ke negara emerging market, termasuk Indonesia, ujar Destry dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senin (28/9/2026).

Destry menjelaskan, penguatan dolar AS terjadi saat kebijakan moneter global tetap ketat, sehingga aset Amerika Serikat menjadi jauh lebih menarik bagi para investor. Kondisi ini meningkatkan risiko keluarnya arus modal dari pasar negara berkembang sekaligus memberi tekanan ekstra pada mata uang lokal, termasuk rupiah.

Bank Indonesia mencatat rupiah berada di posisi Rp 17.855 per US$ pada 22 September 2026, atau melemah 0,78% dibandingkan posisi akhir Agustus. Untuk menjaga stabilitas rupiah sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi, BI memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75%.

Bank Indonesia akan merespons tantangan tersebut melalui bauran kebijakan yang adaptif dan terintegrasi, tegas Destry.

Indonesia Financial News

Indonesia Financial News

Next Post
BI Waspadai Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Tekanan Capital Outflow

BI Waspadai Lonjakan Harga Minyak Dunia dan Tekanan Capital Outflow

  • POPULER
  • TOPIK POPULER
  • TERBARU
Dividen Saham Ini Di Atas Bunga Deposito, Catat Jadwal Pembayaran Dividen Interimnya

Dividen Saham Ini Di Atas Bunga Deposito, Catat Jadwal Pembayaran Dividen Interimnya

2024-08-06
IHSG Menguat ke 7.343 di Sesi I Selasa (13/8), ISAT, MAPI, SMGR Top Gainers LQ45

IHSG Menguat ke 7.343 di Sesi I Selasa (13/8), ISAT, MAPI, SMGR Top Gainers LQ45

2024-08-13
IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

IHSG Dibuka Anjlok Lebih 1% ke 7.207,03 pada Senin (5/8), Ikut Jejak Bursa Regional

2024-08-05
BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

BPS: Ekspor Bulan Juli 2024 Meningkat 6,55% Jadi US$ 22,21 Miliar

2024-08-15
Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Energi Mega Persada Bayar Utang dengan Konversi Saham

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Pasokan Meningkat Tingkat Okupansi Perkantoran Turun 2017

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Kenaikan Harga Minyak Mulai Bayangi Investor, IHSG Terkoreksi

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Harga Minyak Membumbung, Saham Migas Diburu Investor

Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%

Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%

2026-09-29
Trump Setujui Standar BBM Baru AS

Trump Setujui Standar BBM Baru AS

2026-09-29
Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 Dibuka 28 September 2026

Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 Dibuka 28 September 2026

2026-09-29
Top 3: Meneropong Arah Rupiah di Tengah Sentimen Geopolitik

Top 3: Meneropong Arah Rupiah di Tengah Sentimen Geopolitik

2026-09-29

TERPOPULER

  • EKONOMI
  • CRYPTO
Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%

Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%

2026-09-29
0
Trump Setujui Standar BBM Baru AS

Trump Setujui Standar BBM Baru AS

2026-09-29
0
Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 Dibuka 28 September 2026

Pendaftaran Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 Dibuka 28 September 2026

2026-09-29
0
Top 3: Meneropong Arah Rupiah di Tengah Sentimen Geopolitik

Top 3: Meneropong Arah Rupiah di Tengah Sentimen Geopolitik

2026-09-29
0
KKP Kerahkan 33 Kapal Perikanan di Arafura, Target Produksi 9.500 Ton Ikan

KKP Kerahkan 33 Kapal Perikanan di Arafura, Target Produksi 9.500 Ton Ikan

2026-09-29
0
Load More
Berita Keuangan Indonesia

Kita menggunakan cookies untuk membuat website ini lebih baik. Info Selengkapnya!

WMHG INDONESIA

Lkuti Kami

Jelajahi berdasarkan Kategori

  • ANALISIS KEUANGAN
  • BISNIS
  • BLOCKCHAIN
  • CRYPTO
  • EKONOMI
  • INTERNASIONAL
  • INVESTASI
  • INVESTASI SAHAM
  • KEUANGAN
  • KEUANGAN PRIBADI
  • NASIONAL
  • News

Berita Terbaru

Prediksi Harga Emas Pekan Depan, Logam Mulia Berpotensi Merosot ke Rp 2,52 Juta

Prediksi Harga Emas Pekan Depan, Logam Mulia Berpotensi Merosot ke Rp 2,52 Juta

2026-09-29
Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%

Manufaktur Harus Tumbuh 25%-30% agar Ekonomi Indonesia Sentuh 8%

2026-09-29

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • INTERNASIONAL
    • NASIONAL
  • EKONOMI
    • BISNIS
    • KEUANGAN
  • CRYPTO
    • BLOCKCHAIN
  • INVESTASI
    • INVESTASI SAHAM
    • KEUANGAN PRIBADI
  • ANALISIS KEUANGAN

Copyright - @ 2024 wmhg.org All right Reserved. Keuangan News.