Jakarta – Pengamat Ekonomi, Mata Uang & Komoditas Ibrahim Assuaibi, memproyeksikan mata uang rupiah fluktuatif namun diturup menguat direntang Rp 16.860 – Rp 16.900.
BACA JUGA:Rupiah Menguat ke Level Rp 16.820, Intip Prediksi Pekan Depan
BACA JUGA:Kurs Rupiah Perkasa Lawan Dolar AS Hari Ini 23 Januari 2026
BACA JUGA:Donald Trump Melunak Terkait Greenland, Rupiah Melesat terhadap Dolar AS
Mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup menguat direntang 16.860-16.900, kata Ibrahim dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Sebelumnya, pada perdagangan sore kemarin Kamis (22/1) mata uang rupiah ditutup menguat 40 point sebelumnya sempat menguat 50 point dilevel Rp 16.896 dari penutupan sebelumnya di level Rp 16.936.
Adapun faktor yang mempengaruhi penguatan rupiah, diantaranya Presiden AS Donald Trump mundur dari ancaman tarif Eropa dan mengumumkan kerangka kesepakatan terkait Greenland. Trump juga mengatakan bahwa penggunaan kekuatan militer tidak akan dilakukan. Harga emas ditutup di level $4.830, naik sebesar 1.4%.
Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia di Davos, Trump menahan diri untuk tidak menyebutkan tarif atau tindakan militer atas Greenland. Meskipun demikian, ia memperingatkan bahwa jika ia tidak mendapatkan kesepakatan mengenai Greenland, ia akan mempertimbangkan tanggapan Eropa terhadap tuntutannya.
Sementara itu Bloomberg melaporkan  bahwa Trump mengatakan dia akan mundur dari pemberlakuan tarif pada barang-barang dari negara-negara Eropa yang menentang upayanya untuk mengambil alih Greenland, ujarnya.
Trump menambahkan bahwa Amerika Serikat dan Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan sehubungan dengan Greenland. Meski Trump tidak merinci parameter dari apa yang disebut kerangka kerja, dan tidak jelas apa isi kesepakatan tersebut.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/09/02/1600387136.jpg)
/2025/10/17/1921234742.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1360914/original/098618500_1475232909-20160930--Bea-Cukai-Rilis-Temuan-Rokok-Ilegal-Jakarta--Faizal-Fanani-08.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5369057/original/041377700_1759410165-2c9b539c-9e1a-415c-9792-66b1da24888a.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5417384/original/001790400_1763531633-Chief_Investment_Officer__CIO__Danantara_Pandu_Sjahrir-19_nov_2025.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4517931/original/084292300_1690545179-QRIS-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5244922/original/072045700_1749267953-Foto_Ilustrasi_DBS__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5452615/original/086379400_1766411046-Kepala_Departemen_Kebijakan_Makroprudensial_BI__Solikin_M._Juhro.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3279574/original/001681300_1603787899-20201027-Pemprov-DKI-Belum-Putuskan-Konsep-Kepemilikan-Rumah-Susun-Pasar-Rumput-ANTONIUS-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467328/original/054445200_1767872286-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5457547/original/055326500_1767005788-1__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4286137/original/052645000_1673269901-Jakarta_berada_di_peringkat_ke-89_terbaik_di_dunia_2023-HERMAN_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1308848/original/001411100_1470395135-20160805-Pedagang-Daging-Sapi-Jakarta--Angga-Yuniar4.jpg)