Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kesiapan dana untuk membangun hunian tetap (huntap) bagi korban bencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dana pembangunan rumah itu akan diambil dari efisiensi anggaran rapat tak produktif pemerintah.
Adapun, pemerintah perlu membangun hampir 200 ribu rumah yang rusak akibat bencana. Purbaya memastikan alokasi anggarannya sudah disiapkan.
BACA JUGA:Mendagri Tito Minta Percepat Pendataan Hunian Korban Bencana di Aceh Lewat Peran Keuchik, Apa Itu?
BACA JUGA:Pembangunan Hunian Tetap bagi Warga Terdampak Bencana Sumatera Segera Dimulai
BACA JUGA:10 Interior Ruang Tamu Minimalis Modern, Solusi Hunian Estetik di Lahan Terbatas
BACA JUGA:Apa Itu Denah Rumah? Begini Cara Mudah Membuatnya
Itu sudah kita, uangnya sudah ada, kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/12/2025).
Dia memastikan, dana pembangunan huntap diambil dari hasil penyisiran anggaran dalam APBN 2026. Utamanya efisiensi atas pendanaan rapat dan jalan-jalan tidak produktif di Kementerian/Lembaga.
Itu dari penyisiran dana-dana anggaran APBN 2026 dari kementerian lembaga yang kita sisir, yang dianggap dipakai untuk rapat dan jalan-jalan yang enggak terlalu produktif. Sudah ada itu, ujarnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan uang sitaan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) senilai Rp 6,62 triliun bisa untuk membangun 100 ribu huntap korban bencana Sumatera. Purbaya menyebut, dana itu bisa dialihkan untuk kepentingan lain, misalnya mengurangi defisit anggaran di APBN 2025.
Yang itu bisa dipakai untuk yang lain. Tapi untuk saat ini ya itu mengurangi APBN kita, defisitnya, ucapnya.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4754104/original/016232700_1708955748-ed2b72f5-c3b2-4b6a-b930-9d73a3bdce81.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)