Jakarta – Danantara Indonesia resmi meluncurkan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai babak baru tata kelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis Indonesia di Wisma Danantara Indonesia, Senin (24/8/2026).
CEO Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, DSI mulai berjalan sejak 1 Juni 2026 dan bertugas memperkuat transparansi transaksi ekspor tanpa mengambil alih fungsi regulator.
BACA JUGA:Beda Fungsi dengan Icomex, DSI Tegaskan Fokus Jadi Verifikator Harga
BACA JUGA:Danantara Siapkan Margin Wajar Penetapan Harga Ekspor SDA
Peran DSI lebih pada saat ini mengevaluasi, memonitoring, dan juga memastikan yang paling penting adalah transparency of the transaction,” kata Rosan dalam peluncuran DSI, di Wisma Danantara Indonesia, Senin (24/8/2026).
Rosan mengatakan, DSI pada tahap awal memfokuskan penguatan tata kelola pada tiga komoditas strategis, yaitu batu bara, minyak kelapa sawit atau CPO, dan ferroalloy.
Nilai ekspor tiga komoditas tersebut mencapai hampir US$ 70 miliar atau Rp 1.239,91 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.710), dengan batu bara sebesar US$ 30,35 miliar atau Rp 537,58 triliun, CPO sebesar US$ 22,67 miliar atau Rp 401,55 triliun, dan ferroalloy sebesar US$ 16,43 miliar atau Rp 291,02 triliun.
Rosan menegaskan, DSI tidak akan mengubah hubungan komersial antara eksportir dan pembeli karena DSI tetap menghormati kontrak jangka panjang yang telah berjalan.
Tidak usah ragu bahwa tetap Bapak-Bapak, Ibu-Ibu bisa melakukan ekspornya secara langsung, dan tetap kita we honor the sanctity of the contract,” ujar Rosan.

/2025/07/21/1175384252.jpg)
/2025/04/14/956337575.jpg)
/2024/08/18/651146491.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331877/original/019541700_1787576601-email-attachment_2026_08_24_immanuel-christian_luke-mahony-ungkap-peran-dsi-dalam-ekspor-dan-perekonomian_IMG_6650.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998573/original/053700600_1779768852-AP26142839887177.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3157653/original/056908700_1592573961-Antri_di_Mall.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532289/original/028365400_1628161488-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4805343/original/080058200_1713432003-20240418-Kenaikan_Harga_Emas-HER_5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309009/original/092642800_1785214589-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__11_55_43_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4750922/original/000470300_1708667884-WhatsApp_Image_2024-02-22_at_16.29.58__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5302024/original/069793300_1753969621-Gemini_Generated_Image_9sncvd9sncvd9snc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527216/original/053880700_1691248902-Kripto_9.jpg)