Jakarta – Pemerintah terus mengkaji rencana pengembangan kereta cepat Whoosh hingga wilayah Jawa Timur. Namun, langkah tersebut akan dilakukan secara paralel sambil menunggu penyelesaian restrukturisasi keuangan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebagai operator Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB).
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan pemerintah telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait rencana tersebut.
BACA JUGA:Lantik Pejabat Baru BP BUMN, Dony Oskaria Kasih PR Pangkas BUMN Jadi 300 Entitas
BACA JUGA:Petrosea Alihkan 51% Saham LKB Senilai Rp 2,55 Miliar ke PIS
BACA JUGA:OJK Restrukturisasi Kredit Korban Bencana Sumatera Rp 12,58 Triliun
Ia mengungkapkan telah menggelar pertemuan dengan Kementerian Keuangan dan Danantara Indonesia untuk membahas kelanjutan proyek kereta cepat yang direncanakan beroperasi hingga Banyuwangi, Jawa Timur.
Tahapan hari ini kita lakukan paralel, ujar AHY dalam konferensi pers Update Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Persiapan Mudik Lebaran di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026).
Menurut AHY, pengembangan jalur Whoosh tidak bisa dilepaskan dari kondisi keuangan proyek yang saat ini masih dalam proses penataan kembali.
Karena itu, pemerintah akan memastikan restrukturisasi keuangan KCJB berjalan dengan baik sebelum proyek ekspansi kereta cepat ke wilayah lain dilanjutkan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan proyek sekaligus memastikan pembangunan infrastruktur transportasi berkecepatan tinggi dapat berjalan secara sehat dan berkelanjutan.
/2025/09/03/1680158180.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
/2025/12/22/1382838809.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/683795/original/ilustrasi-OJK-140529-andri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526954/original/013452100_1773145098-Direktur_Operations_PT_Bank_Rakyat_Indonesia__Persero__Tbk__BRI__Hakim_Putratama-10_Maret_2026a.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1650979/original/007849000_1500289004-20170717-Kinerja-Ekspor-dan-Impor-RI-Jeblok-Angga-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526983/original/064524000_1773149543-Direktur_Operations_PT_Bank_Rakyat_Indonesia__Persero__Tbk__BRI__Hakim_Putratama-10_Maret_2026c.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526918/original/070025800_1773138148-Ketua_FSP_RTMM-SPSI_DIY_Waljid_Budi_Lestarianto-10_Maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524823/original/016537400_1773015313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4730520/original/011066600_1706621830-WhatsApp_Image_2024-01-30_at_10.03.13.jpeg)