Jakarta – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sektor energi dan sumber daya mineral (Sektor ESDM) melampaui 100% dari target pada akhir 2026. Purbaya mendorong Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk meningkatkan penerimaan dari sektor tersebut.
Purbaya mengatakan pemerintah masih memiliki ruang untuk mendorong realisasi PNBP ESDM hingga akhir tahun. Pemerintah akan mengoptimalkan penerimaan sektor ESDM untuk memperkuat pendapatan negara.
BACA JUGA:Purbaya Sudah Guyur Rp 20,5 Triliun ke Pemda
BACA JUGA:Bahlil-Purbaya Sepakat Harga BBM Subsidi Tak Naik meski Minyak Bergejolak
BACA JUGA:Purbaya Uji Sistem Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya
“Harusnya lebih, kita dorong-dorong Pak Bahlil bisa lebih dari 100%,” kata Purbaya di Kementerian Keuangan, Selasa (11/8/2026).
Sebelumnya, realisasi PNBP sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM) mencapai Rp96,26 triliun hingga Juli 2026 atau 70,69% dari target Rp136,18 triliun.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan capaian tersebut menunjukkan upaya pemerintah mengoptimalkan penerimaan negara dari sektor ESDM. Bahlil menegaskan peningkatan penerimaan harus tetap mengedepankan akuntabilitas, transparansi, keberlanjutan pengelolaan SDA, dan kepatuhan pelaku usaha.
“Peningkatan penerimaan harus tetap dilaksanakan secara akuntabel, transparan, serta memperhatikan keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam dan kepatuhan para pelaku usaha,” ujar Bahlil dalam keterangan pekan lalu.
Bahlil mengatakan penguatan penerimaan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan negara. Kinerja tersebut tercermin dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Capaian ini menunjukkan konsistensi Kementerian ESDM dalam menjaga kualitas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara,” kata Bahlil.


/2025/11/14/360945270.jpg)
/2025/02/11/767625643.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321438/original/083905100_1786441552-WhatsApp_Image_2026-08-11_at_14.14.24.jpeg)
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4112101/original/023729000_1659532008-20220802_111724.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5349280/original/047226900_1757918262-2a382ae5-7ce5-42aa-9447-93e8636268f9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5757392/original/058197000_1778659883-Kepala_Eksekutif_Pengawas_Pasar_Modal__Keuangan_Derivatif_dan_Bursa_Karbon_OJK__Hasan_Fawzi-13_Mei_2026b.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352154/original/097767500_1610959712-20210118-Emas-Antam-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103062/original/041640700_1658923820-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5027992/original/041439300_1732861105-fotor-ai-2024112913176.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9306955/original/077151200_1784943871-Gemini_Generated_Image_5q73a05q73a05q73.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816479/original/001937700_1714383474-fotor-ai-2024042913365.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4762233/original/084887400_1709618123-fotor-ai-2024030510810.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)