Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mempertanyakan anggapan yang menyebut perekonomian Indonesia sedang mengarah ke krisis.
Menurut dia, pandangan tersebut tidak didukung oleh kondisi riil di lapangan karena aktivitas ekonomi masyarakat masih terlihat berjalan dinamis.
BACA JUGA:Rupiah Menguat 18.036 terhadap Dolar AS Jelang Akhir Pekan
BACA JUGA:DSI Jadi Eksportir Tunggal, Purbaya Pastikan Bea Cukai Tak Bubar
BACA JUGA:Defisit APBN Rp 180,4 Triliun pada Mei 2026
Berdasarkan data Mandiri Spending Index (MSI), Purbaya menyampaikan bahwa daya beli masyarakat masih terjaga. Pada Mei 2026, MSI tercatat berada di level 123,2, lebih tinggi dibandingkan posisi pada April 2026.
Jadi spending masyarakat masih kuat, katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (5/6/2026).
Ia juga memaparkan sejumlah indikator yang menunjukkan kuatnya permintaan domestik. Penjualan mobil tercatat meningkat 55% pada April 2026, sementara penjualan sepeda motor naik 28,1%. Di saat yang sama, penjualan semen di pasar dalam negeri tumbuh 35% secara tahunan.
Ini menunjukkan domestik demand yang kuat. Ini beda dengan cerita-cerita di luar sana. Ini data yang betul, kata Purbaya.
Untuk memastikan kondisi tersebut, Purbaya mengaku sempat meninjau langsung sejumlah pasar dan pusat perbelanjaan. Ia menilai, aktivitas masyarakat masih ramai, jalanan di berbagai kota tetap padat, dan mal dipenuhi pengunjung.
Ke mal keluarnya macet enggak bisa pulang sampai jam 3 pagi, katanya.
Karena itu, ia mengaku tidak memahami alasan sebagian pihak menyebut Indonesia berada dalam kondisi resesi. Menurutnya, likuiditas di dalam negeri masih memadai, sementara ketersediaan uang dan penyaluran kredit juga tetap terjaga.




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5371515/original/011669500_1759665536-1001320582.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3456982/original/084400800_1621147028-business-man-financial-inspector-secretary-making-report-calculating-checking-balance-internal-revenue-service-inspector-checking-document-audit-concept_1423-126.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7846987/original/058551800_1780669445-IMG_4743.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4843043/original/047427000_1716719120-9a24a31a-50a7-45da-8d2e-e2647a68269d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7755744/original/019097000_1780564798-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_15.35.54.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7816779/original/017781500_1780634742-WhatsApp_Image_2026-06-05_at_08.50.29_1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2053635/original/071518800_1522820303-20180404-BI-MER-AB2a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5672550/original/053854800_1778484681-IMG_3318.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7749497/original/025677000_1780557634-Maybank_Adv_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5054979/original/081157700_1734432251-20241217-Kenaikan_Harga_Pangan-ANG_8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1400474/original/063702300_1478686860-20161109--Donald-Trump-Unggul-Rupiah-Terpuruk-Jakarta-Angga-Yuniar-04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5143793/original/048379300_1740553792-WAWANCARA_PRESIDEN_KE-6_SBY_ANG__30_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539712/original/078773900_1774614685-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-27_Maret_2026b.jpg)