Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana mendatangi sejumlah perusahaan baja asal China yang terindikasi menghindari kewajiban pajak dengan tidak menyetorkan pajak pertambahan nilai (PPN). Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Harusnya minggu ini, nanti saya undang sehari dua hari deh, ujar Purbaya kepada wartawan usai Sidang Terbuka Satgas Debottlenecking, Senin (26/1/2026).
BACA JUGA:Menkeu: Jangan Takut Soal Kondisi Ekonomi Global, Domestik Kita Bagus
BACA JUGA:Purbaya ke Investor: Jangan Takut Investasi di Indonesia, Nanti Menyesal
BACA JUGA:Menkeu Purbaya Diterpa Isu \’Di-Noel-kan\’, Kebijakan Ekonomi Bisa Jadi \’Bumerang\’?
Meski demikian, Purbaya belum memerinci identitas perusahaan-perusahaan baja asal China yang diduga melakukan pelanggaran tersebut.
Ia juga menyatakan keheranannya karena puluhan perusahaan yang tidak memenuhi kewajiban perpajakan itu bisa masuk dan beroperasi di Indonesia.
Purbaya menduga terdapat keterlibatan oknum internal di lingkungan Kementerian Keuangan yang membiarkan aktivitas perusahaan-perusahaan baja tersebut berlangsung.
Harusnya kan kalau perusahaan besar kan gampang melihatnya. Berarti orang saya ada yang terlibat, nanti kita lihat ya, kata Purbaya.
/2023/02/25/321248679.jpg)
/2025/02/24/1530473509.jpg)
/2025/12/09/920216395.jpg)
/2025/10/16/27400553.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5484566/original/031495800_1769472564-1000217218.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/4915603/original/086439000_1723438542-Foto_2_-_Superbank_Raih_1_Juta_Nasabah.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4796664/original/075845200_1712438897-a-perry-XGr8jarX0gY-unsplash.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219635/original/040174000_1747221146-20250514-Harga_Emas-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5372841/original/076901200_1759800689-perak.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439240/original/018127500_1542966204-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487908/original/019378300_1769683532-38ad1699-a169-4193-9e6f-b7734c88ab34.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472846/original/096950000_1768378113-Menteri_Keuangan_Purbaya_Yudhi_Sadewa-14_Januari_2026-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1338349/original/016327000_1473147933-673x373.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5487478/original/021081700_1769666416-1000219659.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360697/original/082788100_1758719568-183357.jpg)