Jakarta – Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk, Novel Arsyad mengungkap proses sebelum merger BUMN Karya. Restrukturisasi utang dengan perbankan pelat merah jadi prioritas utama.
Langkah ini pula yang telah dibahas bersama Kepala Badan Pengaturan BUMN/Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria beberapa waktu lalu.
BACA JUGA:Pengendali KDTN Lepas 5,2 Juta Saham, Ini Tujuannya
BACA JUGA:Danantara Godok Skema Merger PTPP
BACA JUGA:Kemenperin Klarifikasi Isu Samwon Busana Indonesia Tutup Pabrik
Dia menjelaskan, saat ini proses restrukturisasi utang PTPP mencapai 70-80 persen. Targetnya restrukturisasi tersebut bisa rampung pada tahun 2026 ini.
Ya restrukturisasi yang dilakukan perbankan bersama kita. Bersama perusahaan untuk melakukan, kita dengan kondisi yang ada saat ini kan harus direstrukturisasi. Nah restrukturisasi inilah yang akan kita selesaikan dalam jangka waktu dekat ini, beber Novel.
Bos BP BUMN Panggil PTPP
Sebelumnya, COOÂ Danantara, Dony Oskaria ingin mempercepat proses merger dan restrukturisasi PT PP (Persero) Tbk. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat penyelesaian masalah korporasi.
Merger dan restrukturisasi PTPP menjadi bagian pembenahan BUMN Karya. Dony menuturkan, merger menjadi salah satu langkah yang didorong untuk memperkuat skala usaha, meningkatkan efisiensi, serta membangun struktur perusahaan yang lebih efektif.
“Perlu intens untuk restrukturisasi dan merger. Kita merger-in aja, kata Dony mengutip keterangan resmi, Jumat, 21 Agustus 2026.

/2026/05/08/365732371.jpg)
/2023/08/25/562301300.jpg)
/2024/07/31/1713116901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5540890/original/069512000_1774841005-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335661/original/069718800_1788014395-e0a57acc-d512-41bf-88d9-b9a8b50847e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336058/original/078757900_1788099807-c8aa79cc-f278-4edd-bf0c-ab5f1bf8ebbc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293013/original/003895000_1783668550-1000372063.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)