Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkfili Hasan mengungkapkan alasan proyek Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik (PSEL) baru selesai di awal 2027 mendatang. Menurutnya, ada proses persiapan yang dilakukan selama ini.
Dia menjelaksan, akan ada lebih dari 30 titik proyek Waste to Energy (WtE) di Tanah Air untuk mengelola sampah dari 61-an Kabupaten/Kota. Proyek tahap pertama ditargetkan bisa mulai beroperasi pada 2027, tahun depan.
BACA JUGA:10 Kesalahan Desain Rumah yang Bikin Boros Listrik, Jangan Sampai Terjadi Pada Anda
BACA JUGA:Lonjakan Harga Minyak Dunia Jadi Peluang Emas Bagi Indonesia
BACA JUGA:Top 3: Tarif Listrik per kWh Terbaru
BACA JUGA:Infografis Tarif Listrik Per kWh Terbaru April hingga Juni 2026
Ini yang pertama. Ini akan selesai, yang batch pertama, itu bulan tahun 2027. Saudara tagih sama kami, kalau 2027 belum selesai, ya nanti Menteri Lingkungan ini bisa diomelin, ungkap Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Empat lokasi yang dimulaibpada Juni 2026 dan rampung pada Oktober 2027 diantaranya Denpasar Raya, Kota Bekasi, Bogor Raya, dan Yogyakarta Raya. Selain itu, ditarget bisa beroperasi pada 2028 mendatang.
Kok lama? Sebelum-sebelumnya, kan kita diberikan tugas sudah hampir berapa bulan? Ada 6 bulan, kenapa lama? Yaa ngolah tanahnya itu. Ya, tanahnya ini, ada suratnya, macam-macam lah, ujarnya.
Kalau tanah negara harus menyelesaikan aturannya dulu, harus selesai sewanya. Karena kalau tanah pemerintah itu, dia pinjam pakai hanya 1 tahun. Padahal ini kan dipakainya 30 tahun, sambung Zulkifli.
/2025/05/09/1153526562.jpg)
/2025/03/02/139327218.jpg)
/2017/06/02/105912995.jpg)
/2023/02/19/2129343725.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5146602/original/051806900_1740834621-WhatsApp_Image_2025-03-01_at_19.10.27.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3510059/original/027658500_1626233971-fintech_3.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540877/original/090527500_1774839803-385521c9-8059-4183-add4-dddddd839ae3.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721216/original/051913900_1705711229-fotor-ai-2024012073928.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3284618/original/004329100_1604313218-20201102-Hari-ini-Rupiah-Ditutup-melemah-atas-dolar-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172729/original/052282800_1594117386-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4156439/original/081310900_1663062668-Emas3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541445/original/031110100_1774863269-Menteri_Pertanian__Mentan__Andi_Amran_Sulaiman-30_Maret_2026b.jpeg)