Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menginginkan anak petani semakin sukses kedepannya. Dia berharap banyak anak petani menjadi insinyur, jenderal hingga menteri. Dia ingin anak-anak petani bisa mengenyam pendidikan tinggi. Dengan demikian, akan meningkatkan perannya menjadi sukses.
Saya ingin nanti anak-anak petani kembali, anak-anaknya bisa sekolah tinggi, kata Prabowo dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, di Karawang, Jawa Barat, Rabu (7/1/2026).
BACA JUGA:Prabowo Bakal Geber Produksi Ikan: Ribuan Kampung Nelayan Dibangun Tahun Ini
BACA JUGA:Petani Karawang Apresiasi Kunjungan Prabowo: Jadi Motivasi Tambah Produksi
BACA JUGA:5 Juta Hektare Lahan Sawit Ilegal, Prabowo Bakal Sita Tahun Ini
BACA JUGA:Sempat Disebut Banyak Janji, Prabowo Pasang Badan Bela Mentan Amran Soal Swasembada Pangan
Harapannya, anak petani bisa menjadi insinyur hingga jenderal. Dia pun mengungkap contoh nyata, yakni Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono yang keduanya merupakan anak petani.
Anak-anaknya bisa jadi insinyur, anak-anaknya bisa jadi dokter, anak-anaknya bisa jadi jenderal. Seperti sekarang itu Menteri Pertanianmu anaknya petani, Wakil Menteri Pertanian-mu anaknya petani, sekarang jadi menteri, jadi wakil menteri, beber dia.
Pada momen ini, Kepala Negara sempat melontarkan candaan. Menurutnya, Amran dan Sudaryono merupakan benar-benar keluarga petani karena warna kulitnya yang gelap.
Kalau dia itu petani asli itu, kulitnya hitam, enggak ada petani yang benar kulitnya putih, ada enggak? Yang kulit putih itu bintang film atau penyanyi penyanyi band Memang menteri pertanian Dan wakil menteri pertanian Ini cocok, tuturnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/06/24/1049013018.jpg)
/2025/10/18/1934219793.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465605/original/098614300_1767771778-1000746814.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5426974/original/045149600_1764322636-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3047334/original/082105900_1581414535-20200211-Omnibus-Law-Diyakini-Bisa-Perkuat-Ekonomi-4.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3215828/original/052789100_1598082876-22_Agustus_2020-3_ok.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4723188/original/034031500_1705921925-fotor-ai-20240122181144.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4837497/original/097905500_1716195905-Harga_emas_cetak_rekor_tertinggi-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071006/original/007793200_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5445028/original/061649700_1765798358-IMG-20251215-WA0014.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468560/original/031395000_1767956777-Direktur_Utama_Perum_Bulog__Ahmad_Rizal_Ramdhani-1.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5433267/original/059203400_1764840760-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto__2_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5354392/original/068395000_1758248186-063_1134817584.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468655/original/028465300_1767966113-Diskusi_Danantara-4.jpg)