Jakarta – Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dalam negeri melaju lebih kencang pada kuartal I 2026 dibandingkan kuartal IV 2025. Andry memaparkan tiga katalis utama yang berpotensi mengangkat kinerja ekonomi pada awal tahun.
Pertama, percepatan realisasi belanja negara yang ditargetkan menembus kisaran Rp 800 triliun pada kuartal pertama. Kedua, adanya faktor low base effect, yakni pertumbuhan yang terlihat lebih tinggi karena pembanding pada periode sebelumnya relatif rendah.
BACA JUGA:Sama-Sama Kaya SDA, Indonesia Bisa Contoh Chile Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi 8%
BACA JUGA:SRO Pasar Modal Gelontorkan Rp 3,95 Miliar, Bantu Rehabilitasi Pascabencana di Sumatera
BACA JUGA:Ekonomi Ditarget Tembus 6%, Purbaya Siapkan Senjata Fiskal Triliunan Rupiah
BACA JUGA:Thomas Djiwandono Tampil Perdana di Rapat Dewan Gubernur BI, Jelaskan Masalah Ini
Karena ada low base effect, kemudian karena ada budget yang lebih diakselerasi. Di mana belanja yang lebih cepat, tadi kan kuartal pertama ini targetnya Rp 800 an triliun,” ungkap Andry di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Selain itu, faktor ketiga yang turut menopang pertumbuhan adalah periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yakni Ramadan dan Idulfitri yang berlangsung pada Februari hingga Maret 2026. Secara historis, periode ini mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga.
Andry menambahkan, pada awal 2025 pemerintah masih berada dalam tahap konsolidasi fiskal sehingga belanja negara cenderung tertahan. Kondisi tersebut membuat basis pertumbuhan menjadi lebih rendah.
Ia juga menekankan peran faktor musiman, di mana Ramadan dan Lebaran berpotensi memperkuat konsumsi rumah tangga yang selama ini menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional.
Jadi tiga poin ini yang mestinya, kemungkinan besar, pertumbuhan di kuartal I ini paling tidak kalau nggak flat dengan kuartal keempat (2025), mungkin akan sedikit lebih tinggi, jelasnya.
/2025/09/03/1680158180.jpg)
/2025/12/29/511986178.jpg)
/2025/12/22/1382838809.jpg)
/2025/01/01/314892037.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513956/original/006177100_1772077970-Pembangunan_hunian_sementara__Huntara__di_Aceh_Utara-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2824335/original/041767100_1560048960-20190608-Arus-Balik-Pemudik-Mulai-Padati-Tol-Trans-Jawa-IQBAL-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3955061/original/044806900_1646657205-7_maret_2022-2.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/5526918/original/070025800_1773138148-Ketua_FSP_RTMM-SPSI_DIY_Waljid_Budi_Lestarianto-10_Maret_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5523299/original/026180000_1772800697-IMG_0755.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5479939/original/082643400_1768997552-Ketua_Komisi_XI_DPR_RI_Mukhamad_Misbakhun.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524823/original/016537400_1773015313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4730520/original/011066600_1706621830-WhatsApp_Image_2024-01-30_at_10.03.13.jpeg)