Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (Kementerian PU) Dody Hanggodo memperkirakan, proses pemulihan setelah bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat bisa memakan waktu hingga 2-3 tahun.Â
Menurut perkiraannya, proses pemulihan wilayah terdampak bencana memakan waktu paling cepat 2 tahun. Kendati begitu, Kementerian PU menyiapkan rencana pemulihan hingga 3 tahun.Â
BACA JUGA:Warga Terdampak Bencana di Sumatera Ikut Tangani Pemulihan Infrastruktur
BACA JUGA:Menteri PU Usul Tambah Anggaran Pasca Bencana jadi Rp 74 Triliun
BACA JUGA:Terdampak Banjir Sumatera, Ruas Jalan Tarutung-Sibolga Kembali Pulih
BACA JUGA:Seleksi Murid Baru Sekolah Rakyat Kembali Dibuka Februari 2026
BACA JUGA:Digarap BUMN, Intip Progres Pemulihan 5 Wilayah di Sumbar Usai Terdampak Banjir
Paling cepat (pulih) 2 tahun. Itu paling cepat. Tapi di dalam proposal rencana kita ke Bappenas, kita bikin 3 tahun, ujar Dody di Kantor Kementerian PU, Jakarta, dikutip Sabtu (17/1/2026).
Panjangnya waktu pemulihan terjadi lantaran pembangunan ulang infrastruktur butuh waktu tidak sebentar. Mulai dari pengerjaan jalan, jembatan, hingga penyediaan sumber daya air.Â
Dody lantas mencontohkan pembangunan sabo dam yang memerlukan proses bertahap. Lalu penanganan ruas Tarutung-Sibolga, hingga pemulihan Jalan Tol Lembah Anai yang diproyeksikan memakan waktu 1-2 tahun.Â
Jadi ada beberapa pekerjaan fisik yang memang tidak bisa cepat (selesai), kata dia.
Bangun 66 Sumur BorÂ
Adapun Kementerian Pekerjaan Umum (PU) juga turut mempercepat penyediaan air baku melalui pembangunan sumur bor di wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Â
Ada 66 titik lokasi pembuatan sumur bor air baku yang tersebar di 3 provinsi terdampak sebagai support penyediaan air minum yang bersih melalui SPAM kita, imbuh Dody.Â
Berdasarkan data per 15 Januari 2026, dari 66 lokasi tersebut, 57 lokasi masih dalam proses pengeboran dan 8 lokasi telah selesai serta dimanfaatkan oleh masyarakat. Lokasi pembangunannya meliputi masjid, pasar, puskesmas, rumah sakit, perkantoran, sekolah, hingga kawasan hunian.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5475341/original/072005500_1768571843-WhatsApp_Image_2026-01-16_at_20.39.49__1_.jpeg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4199953/original/079472700_1666414770-NFT.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4347729/original/082024200_1678087558-20230306-Ekonomi-China-AP-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5353800/original/092561100_1758181754-AP25260701556257.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5476381/original/049737700_1768738297-KAI_batalkan_sejumlah_perjalanan_kereta_penumpang_dan_barang_imbas_banjir-2.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5418026/original/021867400_1763561355-mobil_listrik.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4804767/original/068099800_1713407839-penumpang_di_bandara.jpg)