Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan memastikan langkah efisiensi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pelaksanannya menjadi 5 hari dalam sepekan untuk penerima anak sekolah.
Zulkifli mengungkapkan hal tersebut setelah menggelar rapat koordinasi terbatas (Rakortas) tingkat menteri. Ini sebagai hasil evaluasi dari pelaksanaan MBG 6 hari sepekan, termasuk tambahan satu hari diluar waktu sekolah.
BACA JUGA:Baru Menjangkau 10%, Program MBG di Pondok Pesatren Bakal Dikebut
BACA JUGA:BGN Ungkap Alasan 1.789 Dapur MBG Disetop Sementara
BACA JUGA:Viral Susu MBG Dijual di Minimarket, Bos BGN Bilang Begini
BACA JUGA:Program MBG Harus Sempurna di Akhir 2026, Bakal Ada Kanal Aduan hingga Satgas
Ini dalam rangka perbaikan, efektivitas pelaksanaan, malau kemarin kan 6 hari, hari libur dikasih juga, nah itu ternyata kurang efektif. Oleh karena itu kita putuskan, MBG itu hari sekolah, ungkap Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Kamis (2/4/2026).
Hari sekolah datang 5 hari, kalau libur, lebaran, ya kan, kalau dimasukin juga gak efektif. Jadi itu libur gak ada lagi. Dia hanya diberikan di hari sekolah, untuk sekolah umum, sambungnya.
Zulkifli mengatakan, pelaksanaan MBG 5 hari sepekan hanya berlaku di sekolah umum. Sementara itu, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) akan ada penanganan khusus, termasuk kemungkinan tambahan satu hari di waktu libur.
Selain 5 hari di sekolah, kalau diperlukan bisa saja ditambah lagi 1 hari. Karena stuntingnya tinggi, atau di daerah tertinggal, memang di situ kurang, apa namanya, kemiskinan juga tinggi, dan seterusnya. Itu ada perlakuan khusus. Nanti bisa saja ditambah 1 hari, dan seterusnya. Kalau itu dia gak perlu, dan memang bisa produktif, jelas dia.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5544320/original/007925000_1775099333-1001078850.jpg)
/2017/06/14/1946894088.jpg)
/2026/01/18/2123596038.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550878/original/068435800_1775710919-Gemini_Generated_Image_39m1m439m1m439m1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)