Jakarta – Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi), Reynaldi Sarijowan mengaku harga daging ayam masih tinggi, di kisaran Rp 43 ribu hingga Rp 44 ribu per kilogram. Dia menduga kenaikan harga ayam didorong oleh meningkatnya harga pakan.
Reynaldi mengamini adanya kenaikan harga daging ayam di pasar rakyat. Kenaikan harga juga terjadi pada telur ayam ras, meski tidak lebih tinggi dari daging ayam.
BACA JUGA:Harga Patokan Minyakita Mau Naik, Pedagang Pasar Minta Pemerintah Jamin Stok
BACA JUGA:Pedagang Pasar Bilang Minyakita Primadona Meski Banyak Merek Lain
BACA JUGA:IKAPPI: Harga Pangan Meroket H+3 hingga H+7 Setelah Lebaran 2026
Memang kami melihat ada pergerakan harga komoditas ayam itu sudah di angka Rp 43 ribu – Rp 44 ribu per kilonya dan ini diikuti juga harga telur yang memang telur sendiri tidak terlalu signifikan lebih kepada daging ayamnya yanh melonjak luar biasa, kata Reynaldi saat dihubungi www.wmhg.org, Senin (21/9/2026).
Dia menduga kenaikan ini didorong oleh menungkatnya harga pakan ayam di tingkat peternak. Sehingga berpengaruh pada harga pokok produksi (HPP) di peternak.
Terkait sentra peternakan atau unggas di daerah juga mungkin terkendala dengan biaya produksi sehingga mengkatrol harga ayam ini di level Rp 43 ribu – Rp 44 ribu, ujar dia.
Sebagai informasi, penentuan harga di pasaran tak sebatas dipengaruhi oleh HPP peternak. Ada rantai pasok ayam yang juga perlu dilalui sebelum ayam-ayam sampai di pasar tradisional untuk dijual ke konsumen, didalamnya termasuk ada biaya pemotongan hingga distribusi.
Reynaldi mengatakan, belum terlihat adanya lonjakan permintaan di pasar. Menurutnya, kenaikan harga ayam tak begitu dipengaruhi lonjakan permintaan. Karena memang di September ini belum terasa permintaan yang tinggi di pasar, jadi belum kami anggap (kenaikan), permintaannya masih stabil, ucap dia.
/2022/02/17/311290864.jpg)
/2025/10/28/268376734.jpg)
/2019/08/15/1659906810.jpg)
/2016/08/26/542351616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9350699/original/075478100_1789627630-email-attachment_2026_09_17_ariefhakim-at-klyid_menteri-trenggono-tak-ingin-pelabuhan-perikanan-bau-mulai-pugar-ppn-kejawanan_1000445009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352822/original/075395700_1789873969-Foto_1__6_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9351550/original/036216000_1789700998-1000445872.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5115893/original/028971300_1738329594-20250131_173508.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352130/original/058617600_1789730023-Penandatanganan_BA_GL_Tax_Mapping_oleh_Dirut_Pertamina_Kepala_KPP_WPB_Tiga_dan_Ketua_Tim_GL_Tax_Mapping.jpg.jpeg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9352860/original/068821400_1789876398-Foto_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4668821/original/000742500_1701320491-yuri-krupenin-S2FVm0tOv1w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353023/original/038632000_1789891743-2f8690e0-abd9-45fd-abdb-2d3c11840198.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1774102/original/057530600_1510985267-KOPAI_MAHAL.jpg)