Jakarta – Danantara Indonesia tengah menyiapkan penerbitan Patriot Bond, instrumen pembiayaan yang membuka ruang kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam agenda pembangunan jangka panjang.
“Danantara Indonesia berkomitmen menjalankan mandat sebagai pengelola investasi negara dengan penuh kehati-hatian, transparansi, dan tata kelola yang baik. Setiap inisiatif pembiayaan diarahkan untuk mendukung transformasi ekonomi jangka panjang serta memperkuat peran dunia usaha dalam pembangunan,” ujar Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir.
Instrumen ini lazim digunakan di negara maju seperti Jepang dan Amerika Serikat untuk memperkuat kemandirian pembiayaan. Melalui Patriot Bonds, negara mendapat sumber pendanaan jangka menengah hingga panjang, sementara pelaku usaha memperoleh instrumen investasi yang aman sekaligus bermanfaat bagi perekonomian.
Pandu menegaskan, Patriot Bonds dibangun atas partisipasi sukarela dan semangat gotong royong.
“Ini adalah panggilan gotong royong bagi dunia usaha Indonesia. Sebuah ajakan untuk menukar sebagian keuntungan jangka pendek dengan warisan jangka panjang berupa kemandirian, keberlanjutan, dan kesejahteraan bangsa,” kata dia.
Patriot Bond akan akan diterbitkan dengan tenor 5 dan 7 tahun serta imbal hasil (yield) sebesar 2 persen.