Jakarta – Pemerintah Kota Pasuruan resmi memperkenalkan wajah baru citra kota melalui konsep “Religius Modern” yang dirumuskan berdasarkan riset mendalam tentang persepsi dan memori kolektif warganya.
Branding kota tersebut disusun berdasarkan hasil riset terpadu hasil kerja sama Pemkot Pasuruan dengan lembaga profesional LOGITERA. Salah satu metode yang digunakan adalah survei persepsi warga. Hasilnya menunjukkan, 73,5% responden menyebut Pasuruan sebagai kota santri, dengan nuansa religius sebagai kekuatan utama memori kolektif.
BACA JUGA:Polisi Terlibat Pembunuhan Mahasiswi UMM, Polda Jatim Buka Suara
BACA JUGA:Perjalanan KA Sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi Aman Usai Erupsi Gunung Semeru
Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo menegaskan, branding ini penting untuk memperkuat identitas dan arah pembangunan kota. Konsep ini tidak lahir dari selera desain semata, melainkan dari pembacaan yang cermat atas cara masyarakat Pasuruan mengingat, merasakan, dan menyebut kotanya sendiri.
“Religius bukan berarti statis, modern bukan berarti tercerabut dari akar,” ujar Adi Wibowo kepada www.wmhg.org, dikutip Minggu (8/2/2026).
Sementara itu, peneliti LOGITERA Adi F. Nugrotomo menjelaskan proses perumusan branding Kota Pasuruan dimulai dari ingatan warga, bukan dari desain visual.
“Kami tidak memulai dari desain, melainkan dari memori kolektif warga. Ketika religiusitas dan kehidupan kota yang dinamis muncul bersamaan, maka ‘Religius Modern’ adalah simpulan empirik, bukan slogan kreatif,” ujarnya.
Temuan riset dan arah branding ini telah disosialisasikan kepada seluruh jajaran aparatur Pemerintah Kota Pasuruan dalam rangkaian Sosialisasi RPJMD Kota Pasuruan Tahun 2025–2029 pada pertengahan 2025 lalu.
Ekonom CELIOS, Nailul Huda, menilai branding kota memiliki peran strategis dalam membentuk persepsi investor dan pelaku usaha. Menurut dia, penetapan branding akan memengaruhi arah kebijakan pembangunan daerah.
/2023/10/03/751263426.jpg)
/2025/11/09/2041456427.jpg)
/2017/12/20/1415614353.jpg)
/2025/12/15/681864344.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496291/original/077826000_1770522944-Presiden_Prabowo_Subianto.jpeg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/682959/original/ilustrasi-bank-1-140527-andri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494850/original/078069300_1770346998-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_08.42.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495794/original/037276100_1770435301-WhatsApp_Image_2026-02-07_at_09.49.12.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5494634/original/045981900_1770304318-1000226492.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5001180/original/085697000_1731373006-Pekerja_di_kebun_kelapa_sawit_sedang_memuat_TBS_ke_atas_truk__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5359388/original/066910300_1758644598-WhatsApp_Image_2025-09-23_at_16.16.54_cd0de8ea.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495749/original/036900200_1770427395-Menteri_Koordinator_Bidang_Pangan_Zulkifli_Hasan-7_Februari_2026.jpg)