Jakarta – Kebijakan perdagangan Amerika Serikat (AS) terhadap produk pangan asal Eropa kembali mengalami perubahan signifikan. Kali ini, sorotan tertuju pada pasta Italia yang sebelumnya terancam dikenai tarif impor sangat tinggi hingga 107 persen.
Dikutip dari CNN, Jumat (2/1/2026), Departemen Perdagangan Amerika Serikat (US Department of Commerce) mengonfirmasi bahwa tarif khusus untuk pasta Italia tidak lagi akan diberlakukan sebesar rencana awal, menyusul hasil evaluasi lanjutan terhadap proses investigasi antidumping.
Keputusan ini menjadi angin segar bagi produsen pasta Italia yang selama beberapa bulan terakhir menghadapi ketidakpastian akses pasar ke Amerika Serikat. Sebelumnya, pada Oktober lalu, otoritas AS mengusulkan tarif antidumping tambahan sebesar 92 persen untuk sejumlah produk pasta dari Italia.
Jika digabung dengan tarif umum minimum 15 persen yang telah dikenakan pada sebagian besar produk Uni Eropa, total bea masuk pasta Italia bisa mencapai 107 persen.
Namun, dalam laporan pasca-penetapan pendahuluan yang dirilis pada Rabu waktu setempat, Departemen Perdagangan AS menyatakan tarif final yang akan diberlakukan justru jauh lebih rendah.
Bea masuk untuk produk pasta Italia kini direkomendasikan berada di kisaran 24 persen hingga 29 persen. Tarif final tersebut dijadwalkan akan diumumkan secara resmi pada 12 Maret mendatang.
Langkah ini diambil setelah pemerintah AS melakukan evaluasi terhadap berbagai komentar tambahan yang disampaikan produsen pasta Italia pasca-penetapan awal. Otoritas AS menilai adanya itikad baik dan peningkatan kerja sama dari pihak produsen dalam menanggapi tuduhan praktik penjualan di bawah harga normal atau dumping.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2025/12/25/1288847629.jpg)
/2025/07/29/1628369530.jpg)
/2025/03/26/628035943.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5460925/original/040753800_1767327279-1000025389.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510318/original/082211400_1771824708-One_Raffles.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510852/original/003256100_1771840702-Kepala_BOPPJ_Didit_Herdiawan_Ashaf-23_Februari_2026c.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5256720/original/046490700_1750248775-f3bdce7a-e287-4a17-b7bd-c5e2c5499ba6.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510955/original/013298200_1771846233-1000242800.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5508522/original/073889200_1771577837-Tata_Motors_Indonesia_Secures_its_Biggest_Order__1_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5510999/original/069334100_1771853027-WhatsApp_Image_2026-02-23_at_09.16.31.jpeg)