Jakarta – Pemerintah mendorong percepatan pemanfaatan Aspal Buton (Asbuton) sebagai upaya memperkuat kemandirian sektor infrastruktur dan mengurangi ketergantungan terhadap impor aspal.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menyampaikan kebutuhan aspal nasional saat ini mencapai sekitar 1 juta ton per tahun dan diproyeksikan meningkat hingga 1,5 juta ton dalam beberapa tahun ke depan.
BACA JUGA:Trump Terapkan Tarif hingga 100% untuk Obat Impor
BACA JUGA:KADI Temukan Indikasi Masih Berlanjutnya Dumping Produk HRC Alloy asal China
BACA JUGA:Indonesia Bidik Negara Ini untuk Antisipasi Gangguan Impor Bahan Baku Plastik
Namun, sekitar 80 persen kebutuhan tersebut masih bergantung pada aspal berbasis minyak bumi yang diimpor dari luar negeri.
“Namun demikian, hampir 80 persen masih bergantung pada aspal yang berbasis pada minyak bumi yang kita impor,” ujar Dody dikutip dari Antara, Jumat (3/4/2026).
Ia menjelaskan, kondisi geopolitik global, khususnya di kawasan Timur Tengah, turut memicu fluktuasi harga energi yang berdampak langsung pada sektor infrastruktur.
“Situasi ini mendorong harga minyak menjadi berfluktuasi semakin tinggi dan berimbas langsung kepada sektor infrastruktur kita, khususnya pada material strategis seperti aspal,” katanya.
Kondisi ini dinilai menjadi sinyal penting untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan impor.
/2026/02/09/1363307949.jpg)
/2025/01/01/100000931.jpg)
/2026/01/28/1071091106.jpg)
/2024/02/23/546826591.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5540714/original/075181400_1774785199-Menteri_Perumahan_dan_Kawasan_Permukiman__PKP__Maruarar_Sirait-29_Maret_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/3980731/original/087399800_1648714875-20220331-Laporan-SPT-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369942/original/091580800_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3149802/original/071712000_1591853665-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4740422/original/078699100_1707701814-fotor-ai-2024021283356.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5513917/original/066146500_1772076783-AP6854606784113229.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5182173/original/094877700_1744034315-arhan.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816480/original/079795300_1714383491-fotor-ai-2024042913369.jpg)