Jakarta – Pemerintah memangkas 160 aturan pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) menjadi cuma tiga aturan saja. Langkah ini diambil demi mempercepat pembangunan fasilitas pengolahan sampah, dengan target menyelesaikan 24–28 proyek PSEL darurat secara bertahap pada 2027 dan 2028.
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan menjelaskan, penyederhanaan ini dilakukan karena proses perizinan sebelumnya sangat rumit dan melibatkan terlalu banyak pihak. Dulu, pengembang harus bolak-balik berkoordinasi dengan pemerintah daerah, DPRD, PLN, hingga beberapa kementerian cuma untuk mengurus izin dan skema pembiayaan.
BACA JUGA:Wamendagri Dorong PSEL Bogor Raya Atasi Masalah Sampah
BACA JUGA:PSEL Bogor Raya Baru Awal, Pemerintah Kejar Penanganan 4.000 Ton Sampah per Hari
Ada 160 aturan yang rumit, itu kita pangkas habis jadi tiga saja, ujar Zulkifli saat meresmikan pembangunan PSEL Bogor Raya 1 di Kabupaten Bogor, Kamis (17/9/2026).
Zulkifli menegaskan, percepatan ini sangat mendesak. Pasalnya, fasilitas PSEL darurat yang ada saat ini baru menangani sekitar 22,5% dari total masalah sampah nasional. Pemerintah menargetkan separuh dari proyek darurat ini rampung di 2027, dan sisanya selesai pada 2028.
Ini PSEL yang darurat dan baru menyelesaikan 22,5% masalah. Masih ada 77,5% lagi yang harus dituntaskan, tambah Zulkifli.
/2026/05/26/298353930.jpg)
/2019/03/20/1239835099.jpg)
/2025/12/07/1338425489.jpg)
/2016/02/16/1574919051.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366177/original/014783900_1759219460-PHOTO-2025-09-30-14-39-35.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349194/original/028145900_1789477848-1000442806.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349550/original/040991000_1789533261-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_33_03_AM.jpg)





:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/976574/original/043353600_1441279137-harga-emas-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5436236/original/052339600_1765166716-Robinhood.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313337/original/026842100_1785634512-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_34_42_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4677568/original/004189400_1701934611-Deutsche_bank.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)