Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa ekspor panel surya buatan Indonesia ke Amerika Serikat (AS) kini terancam terhenti. Penyebabnya, AS mengenakan tarif bea masuk yang sangat tinggi, mencapai 114%.
Padahal, kapasitas produksi panel surya di dalam negeri sudah menembus 11 gigawatt (GW) dan sempat mencatatkan lonjakan ekspor lebih dari 100% ke Negeri Paman Sam dalam kurun waktu satu tahun.
BACA JUGA:Amerika Serikat Jual Pemandu Roket Rp 17,8 Triliun ke UEA
BACA JUGA:Danantara Investasi Rp 4,4 Triliun ke Perusahaan Migas AS
Ekspor Indonesia ke Amerika naik lebih dari 100% dalam satu tahun. Tapi dampaknya, Indonesia langsung dikenakan bea masuk solar panel sebesar 114%. Dengan begitu, dipastikan kita tidak bisa lagi ekspor solar panel ke Amerika, ujar Airlangga di Financial Hall, Graha CIMB Niaga, Jakarta, Selasa (6/10/2026).
Meski akses pasar AS menyempit, pemerintah tak kehabisan akal. Pemerintah kini mengalihkan fokus untuk memperkuat penyerapan pasar dalam negeri, salah satunya lewat megaproyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 GW.
Bapak Presiden mendorong peningkatan domestic demand melalui agenda pendorongan 100 gigawatt peak solar panel, kata Airlangga.
Proyek ini nantinya bakal dikolaborasikan dengan hasil hilirisasi nikel melalui Battery Energy Storage System (BESS). Langkah ini sekaligus memperkuat ekosistem baterai berbasis nikel yang sedang digenjot Indonesia di tengah persaingan global dengan baterai berbasis litium.
/2022/10/20/1604525335.jpg)
/2025/01/30/132458517.jpg)
/2026/01/18/2016288227.jpg)
/2026/06/10/159166935.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366524/original/035133300_1791270016-publikasi_1791268143_6ac4952fc6f65.jpeg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/922189/original/061254600_1436330199-tol-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328650/original/075500600_1787203805-Menteri_Ketenagakerjaan__Menaker__Yassierli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3543657/original/004020500_1629271438-international-2693231_1280.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509268/original/035698400_1771672433-CEO_Danantara__Rosan_Roeslani-21_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5554423/original/010210000_1776070274-Menteri_Investasi_dan_HilirisasiKepala_Badan_Koordinasi_Penanaman_Modal__BKPM___Rosan_Roeslani-13_April_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9366504/original/074723700_1791269623-IMG_7582.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5562261/original/099153200_1776822644-Rosan_2.jpg)