Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan terus memantau secara ketat penyelesaian permasalahan gagal bayar di beberapa fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar).
Seperti permasalahan pada PT Akseleran Keuangan Inklusif Indonesia (Akseleran), PT Crowde Membangun Bangsa (Crowde), hingga PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P) yang masih belum terselesaikan sampai saat ini.
BACA JUGA:OJK: PAM Jaya Sudah Konsultasi Terkait IPO
BACA JUGA:Ditargetkan Beroperasi Januari 2027, Bursa Mineral Indonesia Dibidik Jadi Price Maker
Ini diungkapkan Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, pekan lalu.
OJK terus memantau secara ketat penyelesaian permasalahan Penyelenggara, termasuk penyelesaian portofolio kepada Lender, tegas dia, seperti dikutip senin (12/10/2026)
Perihal penyelenggara pindar dapat melaksanakan Rapat Umum Pemberi Dana (RUPD), sebagai bentuk penyampaian informasi kepada lender, Agusman mengatakan, pelaksanaannya dilakukan sesuai ketentuan dan kondisi masing-masing Penyelenggara.
Sekadar informasi, kasus gagal bayar Akseleran terungkap pada awal 2025 akibat masalah pada sejumlah peminjam (borrower). Sedangkan kasus PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P) juga terkait gagal bayar imbal hasil pengguna sebesar Rp 360 miliar. Diketahui uang itu telah dibawa kabur borrower atau peminjam.
Sementara di kasus Crowde, terkait temuan dugaan pencatatan palsu atas penyaluran dana lender kepada 62 mitra fiktif yang dilaporkan ke dalam Sistem Pusat Data Fintech Lending (PUSDAFIL) OJK, seolah-olah para mitra tersebut menerima pinjaman dana. OJK telah mencabut izin usaha Crowde.
Di sisi lain, Agusman mengungkap jika proses likuidasi PT Ringan Teknologi Indonesia telah memasuki tahap akhir. Penyelesaian kewajiban kepada Lender telah dilakukan melalui pengalihan piutang kepada 6 Lender dengan nilai sekitar Rp3,04 miliar.
/2022/08/03/1972868173.jpg)
/2025/11/26/1477201872.jpg)
/2025/10/27/64741537.jpg)
/2016/07/12/223925999.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371403/original/001180900_1791788025-IMG_7750.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4116746/original/043885700_1659961538-FOTO.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5506649/original/000018600_1771473527-WhatsApp_Image_2026-02-19_at_10.36.40__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876285/original/011593500_1719462277-fotor-ai-2024062711138.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/966239/original/043979200_1440492322-20150825--Keselamatan-Tenaga-Kerja-Jakarta-01.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192687/original/099233200_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352147/original/086289000_1610959706-20210118-Emas-Antam-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975039/original/078300400_1648205647-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5133405/original/8100_1739534500-DALL__E_2025-02-14_19.00.12_-_A_digital_illustration_featuring_various_cryptocurrency_coins__including_Bitcoin__BTC___Ethereum__ETH___Binance_Coin__BNB___Solana__SOL___and_meme_coi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313338/original/051092900_1785634551-ChatGPT_Image_Aug_2__2026__08_35_29_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740421/original/097240200_1707701801-fotor-ai-202402128340.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4838233/original/057874200_1716263381-AP24141612292346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4876282/original/004384100_1719462261-fotor-ai-2024062711133.jpg)