Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$ 0,45 miliar pada Juni 2026. Defisit tersebut terjadi akibat lonjakan impor, terutama sektor migas, yang melampaui pertumbuhan ekspor pada periode yang sama.
Deputi Bidang Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan bahwa defisit neraca perdagangan dipicu oleh defisit komoditas migas sebesar US$ 3,49 miliar. Di sisi lain, neraca perdagangan nonmigas masih membukukan surplus US$ 3,04 miliar, tetapi nominal tersebut belum mampu menutup defisit migas.
BACA JUGA:Tiga Indikator Menguat, Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia Cerah
BACA JUGA:Surplus Dagang RI Tembus Rp 64,4 Triliun Hingga Juni 2026
“Pada Juni 2026, neraca perdagangan barang mengalami defisit sebesar US$ 0,45 miliar. Defisit tersebut terutama disebabkan oleh defisit komoditas migas sebesar US$ 3,49 miliar dengan penyumbang utama hasil minyak dan minyak mentah,” kata Ateng di Kantor BPS, Senin (3/8/2026).
Ia melaporkan nilai impor Indonesia pada Juni 2026 mencapai US$ 25,91 miliar atau naik 34,27% dibandingkan Juni 2025. Kenaikan tersebut didorong oleh impor migas yang melonjak 105,15% menjadi US$ 4,56 miliar, sedangkan impor nonmigas meningkat 25,05% menjadi US$ 21,35 miliar.
BPS juga mencatat impor bahan baku dan penolong menjadi penyumbang terbesar kenaikan impor dengan pertumbuhan 38,94%. Selain itu, impor barang modal meningkat 26,53%, sedangkan impor barang konsumsi naik 17,46% secara tahunan.



/2025/06/19/1344461422.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314053/original/089060100_1785732030-IMG_6212.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4918526/original/006206100_1723675086-Pertamina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4539940/original/075754200_1692167792-20230816-Jokowi-Sampaikan-Pidato-Sidang-Tahunan-Faizal-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1689478/original/047714100_1503553089-dpr6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5303845/original/091163900_1754130203-Gemini_Generated_Image_4fgq6p4fgq6p4fgq.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310807/original/088871800_1785371580-Gemini_Generated_Image_hjxpijhjxpijhjxp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3188322/original/019489300_1595493636-20200723-Usai-Cetak-Rekor_-Harga-Emas-Antam-Kembali-Turun-IQBAL-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4139250/original/062746500_1661755911-Binance.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816485/original/067351800_1714383642-fotor-ai-20240429133817.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5299015/original/001342000_1753778278-Gemini_Generated_Image_lw0455lw0455lw04.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377702/original/099462300_1760150557-Gemini_Generated_Image_zesvxuzesvxuzesv.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313344/original/018060800_1785635741-rr.jpg)