Jakarta – Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, Banten memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaran angkutan mudik Lebaran 2026. Sebab, Banten termasuk dalam lima besar teratas provinsi asal pergerakan masyarakat, sebanyak 11,17 juta orang.
Selain itu, di provinsi paling ujung barat di Pulau Jawa ini juga terdapat simpul transportasi terpadat berupa pelabuhan penyeberangan Merak dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
BACA JUGA:Ruas Tol Bocimi Seksi 3 KM 76 Akan Dibuka, Potong Jalur Macet Saat Mudik Lebaran 2026
BACA JUGA:Mudik Gratis BUMN 2026: Jasa Raharja Buka Pendaftaran, Cek Cara dan Syaratnya!
BACA JUGA:Kumpulan Hoaks Mudik Lebaran yang Beredar di Media Sosial, Cek Daftarnya
Pernyataan ini keluar saat Menhub Dudy berkoordinasi dengan Gubernur Banten, Andra Soni di Gedung Pendopo Gubernur Banten, Serang pada Senin (16/2/2026).
Menurut Menhub, semua kendaraan dari Jawa, khususnya dari Jakarta ke Pulau Sumatera via jalur darat dan penyebangan, akan melewati Provinsi Banten.
Bandara Soekarno-Hatta yang termasuk dalam Provinsi Banten merupakan bandara asal dan tujuan favorit dengan jumlah sebanyak 3,18 juta penumpang. Lintas pelabuhan penyeberangan Merak-Bakauheni yang merupakan pelabuhan penyeberangan asal dan tujuan diprediksi akan menjadi terpadat dengan total sampai 6 juta penumpang, ungkapnya.
Terkait angkutan penyeberangan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menyiapkan 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770.000 kendaraan yang melalui 15 lintas penyeberangan.
/2025/12/19/1467958746.jpg)
/2021/11/26/1195231662.jpg)
/2020/10/25/1497612513.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500043/original/094068400_1770808930-WhatsApp_Image_2026-02-11_at_15.22.00.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1785294/original/047078800_1511947711-20171129-Penambahan-Gerbang-JT2.jpg)

/2025/12/08/1682717470.jpg)
/2025/12/21/189247840.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3532284/original/011004900_1628161432-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2375575/original/026127600_1538739777-20181005-Emas-Antam-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976573/original/043185800_1441279137-harga-emas-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489835/original/093910600_1769935832-7.jpg)