Jakarta – Ada momen menarik saat Presiden Prabowo Subianto menutup pidato dalam pengumuman swasembada pangan nasional. Dia memberikan hormat kepada seluruh pihak yang terlibat mewujudkan swasembada dari para pejabat negara hingga petani Indonesia.
Prabowo dengan tegas memberikan gestur hormat di hadapan para Menteri Kabinet Merah Putih, pejabat daerah, hingga para petani dalam Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, di Karawang, Jawa Barat.
BACA JUGA:Prabowo Akan Naikkan Bonus untuk Peraih Medali Emas di Asian Games: Saya Cek Menteri Keuangan
BACA JUGA:Momen Prabowo Hitung Medali Emas Martina Ayu, Istana Negara Bergemuruh Tepuk Tangan
BACA JUGA:Prabowo Beri Pesan ke Atlet Sea Games: Tabung Bonus untuk Masa Depan
Izinkanlah saya mengikuti naluri saya mengikuti kebiasaan saya dari sejak muda, izinkan saya hormat kepada seluruh dari kalian yang telah berjuang mengabdi sehingga kita swasembada pangan, ungkap Prabowo, menutup sambutannya, Rabu (7/1/2026).
Setelah melontarkan hal itu, Prabowo lantas bergerak ke depan podium pidatonya. Tak banyak yang dilakukan, dia langsung berdiri tegap mengarahkan badannya ke depan dan mengangkat tangan kanannya, menunjukkan gestur hormat.
Tindakan itu langsung direspons para pejabat dan petani yang hadir. Nampak beberapa menteri Kabinet Merah Putih yang langsung membalas gestur hormat tersebut ke arah Kepala Negara.
Mulanya, Prabowo mengisahkan pengalamannya saat menjadi tentara hingga memimpin banyak pasukan. Karena rasa bangga, dia mengaku sering lebih dahulu memberikan hormat kepada anak buahnya.
Saya punya kebiasaan, kadang-kadang saya mimpin pasukan saya dengan keras, tapi akhirnya mendapat keberhasilan dan akhirnya saya menjadi kagum dan bangga dengan anak buah saya, dan akhirnya saya yang hormat mereka duluan, tuturnya.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2022/01/30/1813839003.jpg)
/2025/10/17/669022889.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5465994/original/086529100_1767786208-IMG-20260107-WA0011.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4828239/original/041698300_1715360376-Wisatawan_di_Bagian_Utara_Museum_Sejarah_Jakarta.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5397953/original/053288700_1761822677-3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5186932/original/075074000_1744629098-20250414-Harga_Emas_Batangan-AFP_5.jpg)





:strip_icc()/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5466256/original/080811800_1767840920-WhatsApp_Image_2026-01-08_at_09.38.37.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4721215/original/050847100_1705711212-fotor-ai-2024012073921.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4750922/original/000470300_1708667884-WhatsApp_Image_2024-02-22_at_16.29.58__1_.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3501844/original/089105700_1625531725-AP21187006471870.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1937629/original/026426200_1519626771-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)