Jakarta – Taipan Mochtar Riady dan keluarganya berencana menjual One Raffles Place, salah satu gedung pencakar langit tertinggi di kawasan pusat bisnis Singapura. Penjualan yang dilakukan melalui OUE Commercial REIT (OUE REIT) mengambil peluang tingginya permintaan properti komersial di negara kota tersebut.
Melansir laman Forbes, Senin (23/2/2026), gedung One Raffles Place terletak di pusat kawasan pusat bisnis Raffles Place yang ramai. Gedung terdiri dari menara perkantoran 62 lantai, blok 38 lantai, dan podium ritel enam lantai dengan total luas ruang sewa lebih dari 65.000 meter persegi.
BACA JUGA:Kasus Virus Nipah di India Tidak Bertambah, Singapura Setop Pemeriksaan Suhu di Bandara
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Lepas Pantai Sabah, Malaysia
Konsultan properti CBRE dan JLL yang bertanggungn jawab menangani penjualan properti ikonik ini. Nilai keseluruhan properti tersebut diprediksi mencapai S$2,4 miliar (USD 1,9 miliar). Kepemilikan efektif OUE REIT di One Raffles Place sekitar 68%, yang bernilai S$1,9 miliar pada akhir Desember 2025.
manajer REIT melalui sebuah pernyataan menyatakan, pemilik One Raffles Place sedang melakukan survei untuk mengukur minat pasar terhadap properti tersebut. “Manajemen mengatakan tidak ada jaminan bahwa perjanjian yang mengikat atau transaksi apa pun akan terwujud,” katanya.
Manajemen juga akan menentukan tindakan yang tepat pada waktunya dengan mempertimbangkan hasil survei dan kepentingan terbaik dari semua pemegang unit OUE REIT.
OUE REIT adalah unit manajemen properti Singapura dari OUE Ltd milik keluarga Riady, yang dikelola Putra Mochtar, Stephen. Dengan kekayaan bersih sebesar USD 2,4 miliar, grup Lippo milik keluarga tersebut memiliki kepentingan di bidang real estat, ritel, media, perawatan kesehatan, dan pendidikan. Saham OUE REIT naik hingga 4,2% pada hari Jumat pekan lalu, sementara saham OUE melonjak 4,3%.
/2025/07/29/1849039643.jpg)
/2021/11/18/1612827877.jpg)
/2023/07/27/1172885582.jpg)
/2024/10/03/816049894.jpg)

/2025/11/27/1262603760.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/3354469/original/046829100_1611133736-20210120-PERTUMBUHAN-UANG-BEREDAR-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4803210/original/041541900_1713259102-20240416-Pelemahan_Mata_Uang_Rupiah-MER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3211514/original/040779700_1597690121-Foto_Bank_Mandiri.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4132711/original/011923100_1661233218-Penukaran-Uang-Baru-Faizal-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3172732/original/048313800_1594117392-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-7.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/976572/original/043059500_1441279137-harga-emas-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5488493/original/037865300_1769753942-Untitled.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1223093/original/001717500_1462280591-20160503-Pasar--Inflasi-Masih-Terkendali-Hingga-Juni-Jakarta-Angga-Yuniar-01.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4261962/original/044473000_1671083484-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_6.jpg)