Jakarta – Entitas pengelola BUMN Danantara akan melakukan konsolidasi besar-besaran terhadap perusahaan pelat merah di sektor konstruksi atau BUMN Karya. Ditargetkan konsolidasi perusahaan dari tujuh perusahaan menjadi tiga entitas melalui skema merger rampung akhir 2026.
Direktur Utama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, Agung Budi Waskito, menuturkan, langkah itu merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan BUMN.
BACA JUGA:Sugar Co Bakal Caplok Semua Bisnis Gula ID Food, Merger Harus Selesai Bulan Depan
BACA JUGA:Seskab Teddy: Prabowo Gelar Rapat Kerja di Istana, Bakal Dihadiri Anggota Kabinet hingga Dirut BUMN
“Kita semua tahu bahwa Danantara mempunyai keinginan untuk mengecilkan jumlah BUMN menjadi lebih sedikit agar lebih efisien dan efektif,” tutur Agung di Kantor Harbour Road II, Jakarta Utara, Senin, 6 April 2026, dikutip Kamis, (9/4/2026).
Rencana merger meski sudah disiapkan, Agung menuturkan, langkah tersebut belum menjadi prioritas utama dalam jangka pendek. Pemerintah dan para pemangku kepentingan saat ini lebih fokus pada penyehatan kondisi keuangan BUMN karya.
“Fokus di 2025–2026 ini adalah penyehatan seluruh BUMN karya terlebih dahulu, termasuk kemungkinan restrukturisasi keuangan,” ujar dia.
Selain itu, perbaikan tata kelola perusahaan juga menjadi perhatian penting. Transparansi dan kualitas pelaporan keuangan dinilai harus ditingkatkan sebelum proses konsolidasi dilakukan.
“Yang kedua adalah bagaimana pelaporan bisa lebih transparan dan lebih baik dibanding sebelumnya,” kata dia.
Setelah proses penyehatan keuangan dan pembenahan tata kelola dinilai memadai, pemerintah baru akan melanjutkan ke tahap merger.
Langkah konsolidasi ini diharapkan mampu menciptakan BUMN karya yang lebih kuat, efisien, dan kompetitif, baik di dalam negeri maupun di pasar global.
Agung yakin rencana tersebut dapat berjalan sesuai target dan selesai pada akhir 2026.

/2026/01/28/1419203316.jpg)
/2026/02/08/1636791920.jpg)
/2022/02/23/885391879.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)
/2017/06/14/1946894088.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550878/original/068435800_1775710919-Gemini_Generated_Image_39m1m439m1m439m1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551151/original/014052200_1775719526-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_13.10.40.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550464/original/070550700_1775698382-38039b87-fe4d-428a-8980-d1deb1609409.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2439239/original/004031600_1542966203-20181123-Nilai-Tukar-Rupiah-Menguat-Atas-Dolar-Angga2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5551448/original/064483400_1775726721-WhatsApp_Image_2026-04-09_at_16.05.45.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550333/original/023387700_1775653134-PHOTO-2026-04-08-17-09-17.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5550332/original/018252100_1775653118-PHOTO-2026-04-08-17-09-19.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5541737/original/080028800_1774882683-IMG-20260330-WA0101.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5549359/original/003858900_1775617048-IMG-20260408-WA0005.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5337503/original/092769700_1756899849-1001002551.jpg)