Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo tengah memproses usulan untuk menambah alokasi anggaran pasca bencana di Sumatera menjadi sebesar Rp 74 triliun. Untuk perbaikan infrastruktur di beberapa wilayah seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pasca terhantam bencana.
Jumlah itu naik dari estimasi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono sebesar Rp 51,8 triliun.
BACA JUGA:Warga Terdampak Bencana di Sumatera Ikut Tangani Pemulihan Infrastruktur
BACA JUGA:Pemulihan Wilayah Setelah Bencana Sumatera Perlu Waktu 2 Tahun
BACA JUGA:Terdampak Banjir Sumatera, Ruas Jalan Tarutung-Sibolga Kembali Pulih
BACA JUGA:Seleksi Murid Baru Sekolah Rakyat Kembali Dibuka Februari 2026
Sebetulnya rencana proposal kita itu hampir Rp 74 (triliun) lah, sebenarnya, ujar Dody dalan sesi jumpa media di Kantor Kementerian PU, Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Hanya saja, penambahan anggaran itu perlu melewati persetujuan dewan pengarah, yang melibatkan beberapa menteri koordinator (Menko) seperti Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) serta Menko IPK.
Setelah dewa-dewa itu semua setuju, baru kemudian kita memohonkan anggaran kepada Menteri Keuangan. Jadi per hari ini surat sudah kita siapkan, ungkap dia.
Selain itu, Kementerian PU juga perlu membuat rencana induk soal proyeksi alokasi anggaran itu. Dengan turut mengumpulkan pengesahan dari tiap pejabat eselon I terkait.
Karena rencana induk sebetulnya sudah selesai, tinggal para dirjen ini kan banyak juga yang di lapangan. Jadi ngejar-ngejar tanda tangan mereka semua aja, kata Dody.
Tambahan Anggaran untuk Apa?
Usulan anggaran itu naik dari Rp 51,8 triliun menjadi sekitar Rp 74 triliun. Lantaran Kementerian PU menghitung adanya tambahan kebutuhan pembangunan infrastruktur seperti sabo dam.
Adapun sabo dam merupakan bangunan pengendali sedimen yang dirancang untuk menahan lahar vulkanik dan material aliran deras semisal banjir bandang di sungai. Sehingga mengurangi risiko bencana dan melindungi wilayah hilir serta pertanian.
Kenapa nambah dari Rp 51 (triliun)? Karena tadi itu harus bikin sabo dam, tambahan sabo dam baru, banyak tuh di Gayo Luwes (Aceh), jelas Dody.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
/2025/10/03/437355831.jpg)
/2025/09/18/1600673805.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5437713/original/057304100_1765260963-1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470631/original/095929200_1768212193-Menteri_Koordinator_Bidang_Perekonomian_Airlanga_Hartarto.jpeg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2406772/original/095666900_1542080412-20181111-Jamur-Putih-Langka-Seberat-850-Gram-Berhasil-Terjual-AFP-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472769/original/036658900_1768375317-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4013693/original/013633000_1651632346-000_329D9VG.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1071004/original/007517600_1448870952-20151130-Harga-Emas-Kembali-Buyback-AY1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4875743/original/064820600_1719401843-20240626-Rupiah_Melemah-ANG_6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5138494/original/017651600_1740030291-Depositphotos_624350186_L.jpg)