Jakarta – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, mengaku telah menghubungi Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, untuk menyalurkan bantuan dana pribadi sebesar Rp 5 miliar.
Ya, Rp 5 miliar untuk NTT. Sebagai warga negara dan secara pribadi, saya sudah berkontak dengan Gubernur untuk menyalurkan Rp 5 miliar, ungkap pria yang akrab disapa Menteri Ara ini saat ditemui dalam ajang Nation Building Conference (NBC) 2026 di Kabupaten Tangerang, Jumat (28/8/2026).
BACA JUGA:Bahas Isu Strategis, Nation Building Conference 2026 Siapkan White Paper untuk Pemerintah
BACA JUGA:Maruarar Sirait Pamer Rusun Subsidi di Lahan Meikarta: 10 Menit ke RS-Pasar
BACA JUGA:Lahan KAI Kampung Bandan Disulap Qatar Jadi Mega Proyek Hunian Vertikal
Selain mengulurkan bantuan pribadi, ia turut mengajak para pengusaha untuk berkontribusi memulihkan NTT melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan ekonomi maupun kehidupan masyarakat yang terdampak gempa bumi bermagnitudo 7,7.
Sementara itu, langkah yang tengah diambil Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kementerian PKP) saat ini adalah menyesuaikan dengan status tanggap darurat yang masih berlaku di wilayah tersebut.
Saat ini kan masih tahap tanggap darurat. Setelah itu usai, peran kami masuk di tahap rekonstruksi. Kita pasti akan membangun hunian tetap (huntap), seperti yang dilakukan di Sumatra, jelas Menteri Ara.
Saat ini, pihak Kementerian PKP masih terus mendata bangunan rumah warga yang mengalami kerusakan parah sebelum melangkah ke tahap pembangunan lanjutan.

/2026/05/08/365732371.jpg)
/2023/08/25/562301300.jpg)
/2024/07/31/1713116901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335151/original/023900400_1787913112-email-attachment_2026_08_28_ariefhakim-at-klyid_bos-ojk-temukan-tingkat-literasi-dan-inklusi-keuangan-remaja-lebih-rendah-dari-nasional_1000423075.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881569/original/094570800_1719967258-fotor-ai-2024070373820.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335661/original/069718800_1788014395-e0a57acc-d512-41bf-88d9-b9a8b50847e8.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9336058/original/078757900_1788099807-c8aa79cc-f278-4edd-bf0c-ab5f1bf8ebbc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293013/original/003895000_1783668550-1000372063.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192686/original/018507100_1595929321-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3172726/original/046657700_1594117380-20200707-Harga-Emas-Pegadaian-Naik-Rp-4.000-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149803/original/032801800_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028259/original/049109300_1732871661-fotor-ai-2024112916147.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4740419/original/047203600_1707701768-fotor-ai-202402128350.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028260/original/094937500_1732871703-fotor-ai-2024112916143.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816484/original/039630500_1714383627-fotor-ai-2024042913407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)