Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Ketua Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman menegaskan, komitmen pemerintah menjaga stabilitas harga pangan menjelang Imlek, Nyepi, dan bulan suci Ramadan.
Dalam acara Gerakan Pangan Murah, Amran meminta seluruh pelaku usaha pangan di Indonesia untuk tidak menaikkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menegaskan, kondisi stok beras saat ini dalam posisi aman, bahkan disebut sebagai yang tertinggi sepanjang untuk sejumlah komoditas strategis.
BACA JUGA:Harga Pangan Merangkak Naik, Ini Biangkeroknya
BACA JUGA:Perintah Prabowo Subianto: Harga Pangan Tak Boleh Naik Jelang Ramadan
BACA JUGA:Harga Pangan Hari Ini 12 Februari 2026: Bawang Merah Tembus Rp 44.000 per Kg
BACA JUGA:4 Cara Menyulap Pekarangan Rumah Jadi Supermarket Hidup, Kiat Sukses Ibu-ibu KWT
Menurut Amran, stok beras nasional pada Februari ini mencapai 3,4 juta ton, jauh di atas rata-rata normal yang biasanya berkisar 1–1,5 juta ton. Selain itu, stok beras SPHP sebanyak 1,5 juta ton dengan harga maksimal Rp 12.500 per kilogram.
Stok kita 3,4 juta ton. Tidak ada alasan, yang biasanya 1 juta ton, 1,5 sekarang, 2 kali lipat dari biasanya. Jadi tidak ada alasan. Ada SPHP, kita 1,5 juta ton. Itu harganya maksimal Rp 12.500, tutur Amran pada acara Gerakan Pangan Murah, di Jakarta Selatan, Jumat (13/2/2026).
Untuk komoditas minyak goreng, pemerintah memiliki stok sekitar 700 ribu ton dengan HET Rp 15.700 per liter. Sementara itu, harga daging ayam ditetapkan maksimal Rp 40 ribu per kilogram dan daging sapi Rp 140 ribu per kilogram.
“Kami mohon atas nama pemerintah, jangan ada yang menaikkan harga di atas HET. Stok melimpah, tidak ada alasan harga naik,” tegas Amran.
/2025/05/23/1773589716.jpg)
/2024/05/08/49081693.jpg)
/2021/09/19/1933925616.jpg)
/2025/05/13/879668017.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5502659/original/059676300_1771001098-Menteri_Koordinator_Bidang_Infrastruktur_dan_Pembangunan_Kewilayahan__IPK___Agus_Harimurti_Yudhoyono-13_Februari_2026a.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5525079/original/059612500_1773031060-WhatsApp_Image_2026-03-09_at_10.25.06.jpeg)

/2026/01/11/1785258241.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5382998/original/053653000_1760612390-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524910/original/088029300_1773024560-a642b33a-2b7a-46dd-b064-2fb0aab29e93.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5524919/original/093651200_1773024997-kopi_kenangan_edit.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5521456/original/046444200_1772690467-unnamed__73_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4826292/original/095830100_1715176226-fotor-ai-20240508204955.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2034336/original/042934000_1522123940-Sawit_Jambi.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5504194/original/061386800_1771227775-PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero__mencatat_perjalanan_KA_di_lintas_utara_berangsur_normal-16_Februari_2026.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5512269/original/047632000_1771936819-1000843403.jpg)