Jakarta – Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengamini adanya kenaikan harga beras di sejumlah titik imbas biaya distribusi. Namun, menurutnya beras tak lagi jadi penyumbang utama inflasi daerah.
Dia mengatakan, saat ini harga beras masih terus bergerak meski stoknya melimpah. Hal tersebut diyakininya merupakan faktor tingginya biaya distribusi ke sejuah wilayah di Tanah Air.
BACA JUGA:Belajar dari Thailand, Berasnya Harus Dikelola Tak Hanya Ditumpuk
BACA JUGA:Amran Sulaiman Wanti-Wanti Bupati se-Indonesia: Tidak Ada Impor Beras, Stok Kita Melimpah!
BACA JUGA:Tak Butuh Impor, Kebutuhan Beras Kepri Bisa Dipenuhi Produksi Dalam Negeri
BACA JUGA:Mentan Amran Sulaiman Endus Ada 1.000 Ton Beras Selundupan di Kepulauan Riau
Itu harga (beras) karena distribusi. Tetapi harga sekarang, bukan beras penyumbang inflasi, kata Amran, mengutip keterangan resmi, Selasa (20/1/2026).
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), pergerakan inflasi beras secara bulanan di tingkat eceran sepanjang tahun 2025 lebih stabil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini dapat dilihat pada titik puncak inflasi di 2025 yang berada di level 1,35 persen saja yang terjadi di Juli 2025.
Sementara, titik puncak inflasi beras di tahun 2023 dan 2024 bahkan pernah mencapai masing-masing di September 2023 dengan 5,61 persen dan Februari 2024 dengan 5,32 persen. Inflasi beras secara bulanan di tahun 2025 pun ditutup dengan level yang sangat baik di 0,18 persen pada Desember 2025.
Saya ulangi, bukan beras penyumbang inflasi, yang biasanya penyumbang inflasi tertinggi. Toh ada yang naik, iya. Tetapi sekarang kita, stok kita banyak, tegas Amran.
/2025/09/17/1992289456.jpg)
/2025/10/16/1002072152.jpg)
/2025/05/07/739346899.jpg)
/2025/05/05/294792947.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477486/original/097853600_1768827278-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026c.jpg)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5380907/original/068444200_1760438140-men9.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4587080/original/091917300_1695602279-jay-ang-v0BgDZTJyPY-unsplash.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/2393928/original/011471200_1540635257-OJK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/2890385/original/036007700_1566535931-20190823-Harga-Emas-Antam-Turun-Rp-4.000-per-Gram5.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5386099/original/078137900_1760954214-4.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5477485/original/096998400_1768827237-Direktur_Utama_InJourney__Maya_Watono-19_Januari_2026b.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4239448/original/020816200_1669364099-WhatsApp_Image_2022-11-24_at_19.44.16.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5129181/original/073224100_1739277124-20250211-Menteri_ATR_BPN-ANG_3.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4848901/original/076050200_1717138481-IMG20240531104427.jpg)