Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menempatkan sektor ekonomi digital sebagai salah satu tumpuan utama untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,0 persen pada 2027. Optimisme ini berlandaskan capaian pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Semester I 2026 yang berhasil tumbuh 5,45 persen (c-to-c).
Guna merealisasikan target pertumbuhan 6,0 persen dengan laju inflasi terjaga di angka 2,5 persen pada 2027, Menko Airlangga membeberkan tiga syarat utama. Ketiga prasyarat tersebut meliputi peningkatan investasi yang melampaui pertumbuhan PDB, penguatan produktivitas tenaga kerja, serta dorongan terhadap ekspor produk bernilai tambah.
BACA JUGA:IHSG Anjlok, Ketua Hipmi: Ekonomi Indonesia Tidak Tamat
BACA JUGA:IMF Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Jadi 5,1%
BACA JUGA:Pertumbuhan Ekonomi Singapura Melambat dari Level Tertinggi 4 Tahun
Investasi penanaman modal ditargetkan mampu menembus angka Rp 2.258 triliun atau tumbuh sekitar 8 hingga 9 persen. Dalam skema ini, ekonomi digital menjadi mesin pertumbuhan terukur setelah Gross Merchandise Value (GMV) Indonesia mendekati USD 100 miliar pada 2025 atau tumbuh 14 persen.
Guna menopang ekosistem tersebut, pemerintah terus memperluas akses digital, termasuk penggunaan layanan QRIS yang kini telah menjangkau 65,77 juta pengguna dan 44,86 juta merchant.
Pengembangan ekosistem digital diarahkan sebagai rantai nilai terpadu yang didukung oleh talenta digital berkualitas, pengembangan semikonduktor, kecerdasan artifisial, serta infrastruktur pendukung, ujar Airlangga, Sabtu (17/10/2026).
/2026/08/03/1887649803.jpg)
/2023/04/27/1632366693.jpg)
/2026/02/18/1346664671.jpg)
/2026/08/28/1217435868.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370810/original/031433700_1791697409-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_10.26.53.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374689/original/084630100_1792059839-WhatsApp_Image_2026-10-15_at_16.12.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296727/original/008242400_1784022507-3fa60472-8dcd-43de-8f2d-dc9c188e0f52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4103056/original/068493900_1658923736-Harga_emas_menguat_tipis-ANGGA_2.jpg)




:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9369892/original/045202500_1791538646-Menteri_Perdagangan_Budi_Santoso-9_Oktober_2026a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5301189/original/052540900_1753940731-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5351862/original/021426400_1758086100-WhatsApp_Image_2025-09-17_at_12.05.41_dc10b10b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3518881/original/000279300_1627027346-karbon_un.jpg)