Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pembangunan infrastruktur memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan nasional Indonesia, terutama di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.
Penegasan tersebut disampaikan Menko AHY saat memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam Indonesia Economic Summit (IES) 2026 di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
BACA JUGA:PM Australia Tiba di Jakarta, Bakal Bertemu Prabowo di Istana Jumat 6 Februari
BACA JUGA:Eks Menlu Alwi Shihab: Board of Peace Komitmen Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina
BACA JUGA:Dilantik Prabowo, Hakim MK Adies Kadir Singgung Konflik Kepentingan Karena \’Berdarah\’ Golkar
Menko AHY menjelaskan geopolitik global saat ini tidak lagi terbatas pada ruang diplomasi dan pertahanan, tetapi telah berdampak langsung terhadap rantai pasok, sistem energi, platform digital, hingga jaringan infrastruktur nasional.
“Pada tahun 2026, geopolitik tidak lagi hanya dibentuk melalui jalur diplomasi, tetapi mengalir langsung melalui rantai pasok, sistem energi, platform digital, dan jaringan infrastruktur nasional. Ekonomi dan geopolitik kini menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari kedaulatan sebuah bangsa,” tegas Menko AHY.
Dalam konteks agenda prioritas nasional Asta Cita di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Menko AHY menekankan ketahanan nasional perlu dibangun melalui swasembada dan kemandirian di sektor-sektor strategis.
“Ketahanan pangan, ketahanan energi, dan ketahanan air bukan sekadar sasaran pembangunan, melainkan prasyarat utama menjaga kedaulatan strategis. Negara yang tidak mampu memberi makan rakyatnya, menggerakkan ekonominya, dan melindungi sumber airnya akan kesulitan menjaga kedaulatannya,” ujar Menko AHY.
/2024/02/15/2106305076.jpg)
/2025/02/10/857296683.jpg)
/2025/12/14/52894173.jpg)
/2023/01/09/817601117.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/1369940/original/015660100_1476098427-20161010-Harga-emas-stagnan-di-posisi-Rp-599-Jakarta-AY3.jpg)


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2947173/original/025305700_1571811244-20191023-Jokowi-Resmi-Lantik-Menteri-Kabinet-Indonesia-Maju-ANGGA-2.jpg)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493315/original/002394000_1770201772-publikasi_1770195993_69830c1906957.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461029/original/013356100_1767334575-1c085ba118a3a38eaa460f0137e69d9d-800x450.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5350021/original/004972300_1757985831-AP25247638664828.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4710962/original/010216300_1704839246-WhatsApp_Image_2024-01-10_at_04.54.19.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5493433/original/072755900_1770214249-1000225263.jpg)